Trotoar.id, Makassar — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Anggaran (Banggar) akhirnya mencoret usulan pemerintah provinsi untuk membangun kolam renang dan pengadaan mobil golf yang diusulkan oleh Biro umum
Wakil ketua Badan anggaran mengatakan dari usulan anggaran yang diajukan Biro Umum sebesar Rp17 miliar badan anggaran dipangkas sebesar Rp8 miliar termasuk.
“Kita coret usulan yang kami anggap bel pantas dilakukan termasuk pembangunannya kolam renang dan pengadaan mobil golf yang diajukan biro umum pemprov Sulsel, ” Kata Fahruddin Rangga Wakil ketua Banggar
Baca Juga :
Politisi Golkar ini mengatakan sangat miris ditengah kondisi keuangan saat ini dan kondisi masyarakat yang sedang susah menghadapi pandemi ini ada usulan yang tidak bermanfaat besar bagi masyarakat
Harusnya apa yang diusulkan pemerintah untuk dialokasikan dalam batang tubuh APBD 2022 ke depan adalah program yang benar-benar berpihak pada masyarakat, apa lagi di tengah pandemi seperti ini kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan
“Berhentilah membuat hal-hal yang tidak bermanfaat bagi masyarakat, fokuslah bekerja melayani rakyat, pengadaan kolam renang itu sebuah hal yang bisa mencederai hati rakyat,” Tegas Fahruddin Rangga
Sehingga dia berharap alokasi anggaran yang di berikan Biro umum pada batang tubuh APBD benar-benar bermanfaat bagi pelayanan terhadap masyarakat, bukan sebagai upaya membuang anggaran yang tidak produktif.
Selain itu, terkait usulan pemerintah memangkas anggaran TPP dan Gaji honorer, Fahruddin Rangga mengatakan pemotongan itu mau tak mau harus dilakukan, sebab postur anggaran di APBD mengalami penurunan dari Rp10.T menjadi Rp9.2 T
“TPP mau tak mau dipotong, namun kita harus dirasionalkan pemotongannya, termasuk niat pemprov yang mengurangi jumlah pegawai honorer kaki usulkan bukan pegawai dikurangi tetapi gaji honorer yang kita kurangi untuk menutupi kebutuhan belanja pegawai Honorer, ” Ucapnya




Komentar