KESEHATAN

Sulsel Berhasil Tekan Stunting dari 35% Menjadi 9,08%

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 06 Januari 2022 08:24

Petugas pencegah stunting tampak membelakangi kamera, (ilustrasi).
Petugas pencegah stunting tampak membelakangi kamera, (ilustrasi).

MAKASSAR – Upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menurunkan angka stunting di daerah mendapat pengakuan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Lembaga perlindungan anak ini mengaku bangga serta mengapresiasi dengan capaian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menurunkan angka stunting di Sulsel. Khususnya terkait dengan program Aksi Stop Stunting yang dicanangkan oleh Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Dalam program itu memberikan pendampingan gizi kepada keluarga pada 1000 Hari Pertama kehidupan dan memberikan paket intervensi gizi pada anak dan ibu hamil. Para pendamping gizi juga akan mensosialisasikan dalam perubahan perilaku pengasuhan kehamilan agar tidak melahirkan anak yang lahir dalam kondisi stunting.

Menurut Komisioner KPAI Jasra Putra, bahwa pengabdian para Pendamping Gizi di Sulawesi Selatan selama 8 bulan sangat layak diapresiasi karena telah berhasil menurunkan stunting hingga 9,08%. Bahkan itu melebihi target nasional menurun 14% di tahun 2024. Angka stunting di Sulsel pada tahun 2018 mencapai 35,6% (Riskesda 2018), tahun 2019 angka stunting menurun hingga 30,5% (SSGBI 2019). Sementara dari data ePPGBM Elektronik Pencatatan & Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat, angka stunting tahun 2020 pada bulan Februari 12,3% dan bulan Agustus 11%. Sementara di tahun 2021 bulan Februari angka stunting menurun hingga 9,6% dan bulan Agustus turun hingga 9,08%.

Baca Juga  Wujudkan Kampus Asri, Pusat Peradaban Islam LLP2M UIN Alauddin Gelar Workshop Green Campus

“Artinya Pemerintahan Sulawesi Selatan telah mencapai target nasional dalam penurunan angka Stunting di Indonesia dan kita meminta para Pendamping Gizi terus diperkuat dan tidak berhenti berjuang menurunkan angka stunting di Sulawesi Selatan,” pintanya, Rabu (5/1/2022).

Jasra juga menjelaskan, program Pendampingan Gizi di masyarakat merupakan bukti keberpihakan pemerintah setempat dalam menyiapkan generasi emas di Sulawesi Selatan pada 10 hingga 15 tahun mendatang. “Serta memerangi momok besar Stunting di Indonesia yang menjadi perhatian besar Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo),” katanya.

Baca Juga  Daftar di KPU, ANIR-LUTFI Ajak Kompetitor Adu Gagasan

“Karena dapat menjadi momok ketakutan penurunan kualitas generasi di negeri ini di masa mendatang yang menjadi kekhawatiran kita semua dalam melihat perkembangan anak anak kita di masa sekarang,” terangnya.

Jasra mengatakan, pencegahan Stunting menjadi landasan dasar bangsa dalam memiliki generasi yang maju dan mampu bersaing di tingkat global. Mengingat, ini menjadi kebutuhan dan hak utama dalam membekali anak menghadapi masa depannya.

“Saya berharap apa yang terjadi di Sulawesi Selatan juga diikuti daerah lainnya dalam konsen dan fokus menurunkan angka stunting. Terutama di daerah daerah yang angka Stuntingnya masih tinggi. Semoga gerakan aksi stop stunting yang dilakukan oleh Pemprov Sulsel bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” tegasnya.

Baca Juga  Cegah Stunting Sedari Awal, Wawali Minta Ibu Hamil Pantau Pertumbuhan Janin

Sementara itu, Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengakui jika tahun 2022 ini Pemerintah Provinsi masih fokus pada penurunan stunting di 24 Kabupaten/Kota di Sulsel. 

Pemprov Sulsel memilih 10 desa yang tingkat stuntingnya tinggi untuk menjadi lokus dalam program Aksi Stop Stunting dari masing-masing Kabupaten Kota di Sulsel dengan melibatkan pendamping gizi di masing-masing Daerah. Jadi total Desa lokus penurunan stunting di Sulsel sebanyak 240 Desa. Aksi tersebut juga akan melibatkan tim penggerak PKK yang memiliki jejaring yang luas hingga ke tingkat desa dengan ranah pembinaan keluarga. [Alam]

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 21:15
HUT ke-419 Makassar, Supraatman: Pembangunan Harus Berdampak, Warga Harus Merasa Aman
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Usia 419 tahun bukan sekadar angka bagi Kota Makassar. Momentum hari jadi ini harus menjadi titik evaluasi sekaligus dorongan...
Daerah08 November 2026 20:23
Emas Petanque PORPROV XVIII untuk Sidrap, Nuralisyah Fitri Bakil Ukir Prestas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menambah catatan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selata...
Daerah08 November 2026 17:47
HKN ke-62, Pemkab Barru Perkuat Komitmen Pemerataan Layanan Kesehatan
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya memperkuat kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan ma...
Metro08 November 2026 17:44
HUT ke-419 Makassar, Appi-Aliyah Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Festival Pangan dan Pasar Murah
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota ...