Makassar, trotoar.id – Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo minta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) agar menyerahkan Stadion Barombong ke Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Hal ini sejalan dengan Wali Kota Makassar Danny Pomanto yang berkeinginan menuntaskan Stadion Barombong.
Rudianto Lallo atau RL mengatakan agar Pemprov Sulsel bisa fokus menuntaskan Stadion Mattoanging yang sementara berproses tender.
Baca Juga :
Sangat disayangkan, kata RL, Kota Makassar sebagai kota terbesar di Indonesia Timur tetapi tidak punya stadion representatif setara dengan Jakarta International Stadium (JIS).
Stadion Barombong yang tengah mencuat kelanjutan pembangunannya bisa jadi momentum mewujudkan harapan masyarakat Makassar untuk memiliki stadion.
“Anda bisa bayangkan Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) tidak gembar-gembor tapi sudah punya Jakarta International Stadium. Itu luar biasa mewah, megah,” kata RL.
“Itulah, masa tawwa Makassar tidak ada stadionnya,” tambahnya.
Sebelumnya, Danny Pomanto berkeinginan menuntaskan pembangunan Stadion Barombong.
“Perlu di sini kearifan pemimpin-pemimpin kita pengambil kebijakan. Dalam hal ini bapak gubernur dan wali kota Makassar untuk duduk bersama,” tutur dia.
Dirinya merespons positif keinginan Wali Kota Makassar. Pemprov Sulsel diharap bisa ikut menyambut baik. Sisa mencari jalan terbaik dengan duduk bersama mencari solusi.
“Provinsi kan fokus benahi Stadion Mattoanging, kan ada dua stadion di Makassar. Stadion Barombong bisa dikasih ke pemerintah kota misalkan, untuk dikelola atau dibiayai pembangunannya,” ucap Rudi.
“Supaya kedua stadion ini segera dipakai, bisa dimanfaatkan. Ini juga yang menjadi keinginan publik, keinginan warga masyarakat Sulsel, khususnya pecinta bola di Makassar,” tambah legislator Nasdem ini.
Pihaknya pun akan menyiapkan anggaran Rp 100 miliar di tahap awal, khusus untuk membangun lapangan Stadion Barombong. Sumber anggarannya bakal dimasukkan di APBD-Perubahan 2022.




Komentar