Makassar, trotoar.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya (Cagora) meminta Andi Sudirman Sulaiman yang baru saja dilantik sebagai Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) agar memperhatikan infrastruktur.
Hal itu diterangkan oleh Ketua Umum HMI Cagora Ardiansyah Rajjako. Ia berpendapat bahwa retorika kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi yang sering diumbar pemerintah tak ada artinya, apabila hak masyarakat menikmati jalan beraspal tidak terpenuhi.
“Khususnya membuka akses dan perbaikan daerah yang terisolir,” tutur Ardi—sapaan akrabnya. Sabtu (12/3).
Baca Juga :
Ardi mengingatkan, bahwa salah satu visi dan misi Andi Sudirman saat mencalon sebagai Wakil Gubernur Sulsel adalah peningkatan serta perluasan infrastruktur.
“Pak gub tidak usah bicara kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi jika masih ada ratusan kilometer jalanan provinsi yang rusak parah, berlubang dan tak bisa diakses. Jadi kami meminta Pak Gub harus punya legacy pembangunan yang bisa dikenang sesuai visi misinya dulu,” katanya.
HMI Cagora mendorong Andi Sudirman membuat perangkat hukum atau peraturan daerah yang berkaitan dengan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Hal ini menurut Ardi sangat penting untuk mencegah terjadinya bencana alam di masa depan.
“Apalagi Sulsel secara geografis sangat rentan terjadi bencana alam. Kami mendorong pak gubernur Andi Sudirman menginisiasi instrumen hukum yang berkaitan pengurangan emisi karbon dan pelestarian lingkungan hidup. Saya kira ini salah satu bentuk komitmen pemerintah menghadapi perubahan iklim,” tandas Ardi.




Komentar