Pemda Bulukumba

Menuju Pelayanan Inklusi, Petugas Perpustakaan Belajar Bahasa Isyarat

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 14 Maret 2022 23:41

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (DKPD) Bulukumba terus berupaya meningkatkan pelayanannya untuk semua kalangan, termasuk warga penyandang disabilitas yang ingin menikmati layanan perpustakaan.
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (DKPD) Bulukumba terus berupaya meningkatkan pelayanannya untuk semua kalangan, termasuk warga penyandang disabilitas yang ingin menikmati layanan perpustakaan.

Trotoar.id, Bulukumba,- Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (DKPD) Bulukumba terus berupaya meningkatkan pelayanannya untuk semua kalangan, termasuk warga penyandang disabilitas yang ingin menikmati layanan perpustakaan.

Untuk itu jajaran pegawai DKPD, khususnya petugas perpustakaan mengikuti pembelajaran bahasa isyarat. Pembelajaran ini dilaksanakan bekerjasama dengan Panrita Inklusi, organisasi yang bergerak di bidang Disabilitas, khususnya penyandang disabilitas sensorik pendengaran (Tuli).

Digelar di halaman Perpustakaan Daerah, pembelajaran berlangsung selama dua jam, yang juga dihadiri oleh Kepala DKPD Andi Sri Arianti, Senin 14 Maret 2022.

Baca Juga  Deklarasi Sekolah Bersih Narkoba di Bulukumba: Bupati Andi Utta Tegaskan Pentingnya Kerjasama Semua Pihak

Pembelajaran bahasa isyarat berlangsung serius tapi santai. Namun juga sesekali ada canda tawa karena kelucuan dari bahasa isyarat, misalnya pada saat penyebutan nama 24 kabupaten kota di Provinsi Sulawesi Selatan. Tampil menjadi instruktur bahasa isyarat adalah M. Isal yang didampingi oleh Juru Bahasa Isyarat (JBI) Ita Mufrita.

Kepala DKPD, Andi Sri Arianti menyampaikan, transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial menyasar semua kalangan termasuk teman-teman dari kalangan disabilitas.

Baca Juga  Bupati Sidrap Buka Kegiatan Tabligh Akbar

Pemberian pelatihan bahasa isyarat ini bertujuan agar teman-teman disabilitas Tuli dapat menikmati layanan publik di perpustakaan daerah.

“Agar petugas perpustakaan bisa nyambung dengan warga disabilitas, maka kita berikan materi pembelajaran bahasa isyarat,” pinta Sri Arianti.

Lebih rinci, Kabid Perpustakaan Andi Eliz Indayani menjelaskan, kegiatan transformasi perpustakaan akan nenggelar berbagai kegiatan sebanyak 12 kali pelatihan.

Adapun untuk pelatihan bahasa isyarat akan dilaksanakan sebanyak dua kali, dan selanjutnya teman teman disabilitas diundang datang ke perpustakaan untuk pelatihan komputer.

Baca Juga  IPM Makassar 2025 Tertinggi di Sulsel, Masuk 7 Besar Nasional di Era Kepemimpinan Munafri–Aliyah

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari inovasi DKPD yang diberi nama Tasbi Pustaka atau Disabilitas Bisa Bersama Perpustakaan.

“Jadi petugasnya dulu yang dilatih bahasa isyarat lalu kita mengundang teman-teman disabilitas untuk berkunjung dan belajar bersama di perpustakaan daerah,” jelas Dede sapaan akrab Andi Eliz Indayani. (****)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen28 Oktober 2026 20:49
Perjuangkan Hak Daerah atas Keuntungan Tambang, Pansus DPRD Sulsel Temui Kementerian ESDM
JAKARTA, Trotoar.id — Sulawesi Selatan tidak boleh hanya menjadi wilayah eksploitasi sumber daya alam tanpa memperoleh manfaat yang optimal bagi pem...
Metro28 Oktober 2026 20:34
Naoemi Octarina Dukung Sekolah Rakyat, Perkuat Akses Pendidikan dan Masa Depan Anak
MAKASSAR, Trotoar.id — Pendidikan menjadi salah satu kunci untuk memutus mata rantai ketimpangan sosial dan membuka peluang masa depan yang lebih ba...
Daerah28 Oktober 2026 17:08
Barru Bidik Investasi Rp1,7 Triliun, Sekda Teken LoI Pembangunan Pabrik Bawang Putih
MAKASSAR, Trotoar.id — Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, membidik peluang investasi senilai Rp1,7 triliun melalui rencana pembangunan pabrik pengol...
Metro28 Oktober 2026 16:27
Darmawangsyah Muin Resmi Jadi Bupati Gowa Definitif, Tantangan Pembangunan Menanti
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan pemerintahan Kabupaten Gowa memasuki babak baru. Darmawangsyah Muin resmi dilantik sebagai Bupati Gowa definitif...