RSUD Bulukumba

Direktur RSUD Andi Sultan Daeng Raja: Keluarga Amiluddin Minta Keluar Paksa

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 16 Maret 2022 17:03

Direktur RSUD Andi Sultan Daeng Raja: Keluarga Amiluddin Minta Keluar Paksa

Trotoar.id, Makassar — Amiluddin pria yang berusia 55 Tahun harus meregang nyawa saat sedang melakukan Perekaman E-KTP di kantor dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bulukumba. 

Warga Kelurahan tanah Jaya Kecamatan Kajang, sebelumnya mendapat perawatan di RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba, dan menjalani perawatan medis.

Direktur RSUD Andi Sultan Daeng Radja, Dr Rizal yang dikonfirmasi menjelaskan, selama menjalani perawatan medis, sejak 12 Maret 2022.

Namun beberapa hari menjalani perawatan, keluarga Amiluddin meminta pendapat soal biaya perawatan, sehingga pihak Perawat menyampaikan dua opsi, opsi pertama mengurus BPJS atau opsi kedua menggunakan surat keterangan tidak mampu dari pemerintah.

“jadi pasien minta penjelasan soal biaya, jadi disarankan menggunakan BPJS atau surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat, sambil pasien tetap di rawat di rumah sakit, ” Kata Dr. Rizal Direktur RSUD Andi Sultan Daeng Radja

Namun pihak keluarga ngotot untuk mengajukan permintaan pasien keluar paksa, meski perawat dan dokter yang merawat Amiluddin menasehati keluarga, agar kiranya pasien tetap dirawat di RS, sambil mengurus BPJS atau surat keterangan tidak mampu.

Dr. Rizal meluruskan jika Dokter yang merawat Amiluddin juga tidak pernah menyampaikan narasi soal akan diambil tindakan operasi, karena observasi terhadap pasien masih dilakukan oleh tim dokter.

“Saya mau luruskan jika Dokter maupun perawat tidak pernah menyampaikan kepada keluarga pasien, akan dilakukan tindakan operasi terhadap pasien Amiluddin, ” Katanya

Setelah menandatangani berita acara keluar paksa dari Rumah Sakit, keluarga Amiluddin, ke BPJS untuk mengurus kepesertaan BPJS, namun data Amiluddin belum terekam dalam data base dinas Kependudukan dam catatan sipil, Amiluddin belum melakukan perekaman E-KTP

Sehingga keluarga mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, untuk melakukan perekaman E-KTP.

Sesampainya di Dinas Duscapil, Amiluddin yang datang diantar keluarga menggunakan angkutan umum, terlihat sempoyongan dan pucak.

Melihat warna sempoyongan dan pucak, Kepala Dinas Kependudukan dam catatan Sipil Kabupaten Bulukumba Andi Muliati Mulyati mengambil kursi roda dan mengantar Amiluddin ke Mobil pelayanan E-KTP untul melakukan perekaman

Usai melakukan perekaman, Amiluddin terjatuh hingga beberapa orang memapah Amiluddin kursi panjang yang ada di halaman Dinas Kependudukan dan catatan Sipil Kabupaten Bulukumba Namun Amiluddin dinyatakan meninggal dunia.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro08 Mei 2026 23:56
Wali Kota Makassar Raih Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
JAKARTA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Paritrana Award sebagai kabupaten/kota ...
Daerah08 Mei 2026 19:05
Pemkab Sidrap Dorong Konsumsi Telur demi Cegah Stunting
SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya pencegahan stunting melalui edukasi pemenuhan gizi ke...
Daerah08 Mei 2026 19:00
55 Anggota BPD Dilantik, Bupati Andi Utta Tekankan Sinergi Bangun Desa
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf melantik sebanyak 55 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 11 desa di Kabupa...
Metro08 Mei 2026 17:02
Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi Brighton Property, Bahas Akses Hunian Terjangkau
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi jajaran Brighton Property Indonesia di Ruang Rapat Wakil Wali...