Trotoar.id, Makassar — Amiluddin pria yang berusia 55 Tahun harus meregang nyawa saat sedang melakukan Perekaman E-KTP di kantor dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bulukumba.
Warga Kelurahan tanah Jaya Kecamatan Kajang, sebelumnya mendapat perawatan di RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba, dan menjalani perawatan medis.
Direktur RSUD Andi Sultan Daeng Radja, Dr Rizal yang dikonfirmasi menjelaskan, selama menjalani perawatan medis, sejak 12 Maret 2022.
Namun beberapa hari menjalani perawatan, keluarga Amiluddin meminta pendapat soal biaya perawatan, sehingga pihak Perawat menyampaikan dua opsi, opsi pertama mengurus BPJS atau opsi kedua menggunakan surat keterangan tidak mampu dari pemerintah.
“jadi pasien minta penjelasan soal biaya, jadi disarankan menggunakan BPJS atau surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat, sambil pasien tetap di rawat di rumah sakit, ” Kata Dr. Rizal Direktur RSUD Andi Sultan Daeng Radja
Namun pihak keluarga ngotot untuk mengajukan permintaan pasien keluar paksa, meski perawat dan dokter yang merawat Amiluddin menasehati keluarga, agar kiranya pasien tetap dirawat di RS, sambil mengurus BPJS atau surat keterangan tidak mampu.
Dr. Rizal meluruskan jika Dokter yang merawat Amiluddin juga tidak pernah menyampaikan narasi soal akan diambil tindakan operasi, karena observasi terhadap pasien masih dilakukan oleh tim dokter.
“Saya mau luruskan jika Dokter maupun perawat tidak pernah menyampaikan kepada keluarga pasien, akan dilakukan tindakan operasi terhadap pasien Amiluddin, ” Katanya
Setelah menandatangani berita acara keluar paksa dari Rumah Sakit, keluarga Amiluddin, ke BPJS untuk mengurus kepesertaan BPJS, namun data Amiluddin belum terekam dalam data base dinas Kependudukan dam catatan sipil, Amiluddin belum melakukan perekaman E-KTP
Sehingga keluarga mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, untuk melakukan perekaman E-KTP.
Sesampainya di Dinas Duscapil, Amiluddin yang datang diantar keluarga menggunakan angkutan umum, terlihat sempoyongan dan pucak.
Melihat warna sempoyongan dan pucak, Kepala Dinas Kependudukan dam catatan Sipil Kabupaten Bulukumba Andi Muliati Mulyati mengambil kursi roda dan mengantar Amiluddin ke Mobil pelayanan E-KTP untul melakukan perekaman
Usai melakukan perekaman, Amiluddin terjatuh hingga beberapa orang memapah Amiluddin kursi panjang yang ada di halaman Dinas Kependudukan dan catatan Sipil Kabupaten Bulukumba Namun Amiluddin dinyatakan meninggal dunia.




Komentar