Trotoar.id, Bupati Luwu Utara membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Implementasi Surat Perintah Pencairan Dana atau SP2D Online Berbasis FMIS Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu Utara, Sabtu 13 Agustus 2022.
Pada kesempatan tersebut, orang no. Or satu di Kabupaten Luwu Utara, merespon perkembangan digitalisasi, pandemi covid-19 ini mempercepat digitalisasi layanan pemerintahan termasuk dalam pengelolaan keuangan.
Baca Juga :
“Seperti kita tahu ada beberapa kriteria untuk menghadirkan pemerintahan yang good and clean government yaitu transparansi,” Kata Indah
Lanjut politisi partai Golkar aplikasi SP2D online dengan menggunakan aplikasi fmis tujuannya untuk transparansi selain juga untuk memastikan kecepatan layanan, itulah sistem pemerintahan didorong untuk memanfaatkan digitalisasi agar lebih cepat, mudah, dan efektif.
Dia juga berharap untuk mengefisienkan sekaligus dapat mengurangi potensi terjadinya fraud atau penyalahgunaan kewenangan,
“Aplikasi ini sudah sempurna sehingga potensi kesalahan dalam penginputan nomor rekening bisa diminimalisir,” Jelasnya
Indah juga berharap dengan adanya aplikasi ini secara efektif telah kita laksanakan, akan sangat membantu percepatan pelayanan dan pelaksanaan pembangunan di kabupaten luwu utara serta manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Dengan mengimplementasikan SP2D online berbasis FMIS kita berharap mendorong percepatan SPBE atau sistem pemerintah berbasis elektronik karena di Sulsel SPBE kabupaten luwu utara termasuk nilainya paling tinggi, paling bagus dan paling siap oleh karena itu gunakan, manfaatkan untuk pelayanan juga mendorong percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, “ucapnya
Sementara itu, Amri S Firdaus Perwakilan BPKP Provinsi Sulsel, menjelaskan aplikasi SP2D online ini merupakan aplikasi rekening kas umum daerah atau RKUD yang akan mempermudah proses pemindahbukuan dari rekening kas umum daerah ke rekening penerima atau bendahara secara real time
“Jadi meminimalisir tatap muka, nantinya akan di buatkan SP2D oleh bagian perbendaharaan dan pihak bank sulselbar akan segera melakukan pencairan, ” Ucapnya




Komentar