Bupati Lutra: Anggaran Berbasis Ekologi Sangat Penting

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 03 November 2022 17:43

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani di daulat menjadi salah satu dari empat kepala daerah di Sulawesi Selatan untuk menjadi narasumber pada kegiatan "Green Leader Forum Provinsi Sulsel, untuk pembangunan yang adil dan berkelanjutan".
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani di daulat menjadi salah satu dari empat kepala daerah di Sulawesi Selatan untuk menjadi narasumber pada kegiatan "Green Leader Forum Provinsi Sulsel, untuk pembangunan yang adil dan berkelanjutan".

Trotoar.id, Luwu Utara — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani di daulat menjadi salah satu dari empat kepala daerah di Sulawesi Selatan untuk menjadi narasumber pada kegiatan “Green Leader Forum Provinsi Sulsel, untuk pembangunan yang adil dan berkelanjutan”.

Forum yang di selenggarakan oleh Beberapa NGO (The Asia Foundation, Indonesia Budget center, Pilar Nusantara serta Pattiro) beberapa waktu lalu yang tergabung dalam koalisi masyarakat sipil membahas langkah-langkah atau kebijakan pemerintah dalam sisi pembangunan yang tanpa melupakan upaya pelestarian lingkungan.

Sebagai salah satu daerah yang memiliki wilayah yang cukup Luas, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menuturkan bahwa Anggaran berbasis ekologi menjadi sangat penting untuk di lakukan oleh Pemerintah daerah dalam upaya menghadirkan pembangunan yang adil dan berkelanjutan.

“Mengingat dampak perubahan iklim belakangan ini begitu besar sehingga menjadi kebutuhan Pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran berbasis ekologi utamanya untuk ke desa-desa, sehingga terjadi keseimbangan yang baik dalam upaya pembangunan,”terangnya.

Indah menambahkan, Seperti diketahui, di beberapa negara, skema insentif fiskal berbasis ekologi dikembangkan melalui transfer fiskal kepada pemerintah dibawahnya. Hal itu sebagai penghargaan dalam pengelolaan lingkungan termasuk kehutanan dan kedepan ini akan di terapkan di Luwu Utara sebagai bentuk komitmen menghadirkan pembangunan yang adil dan berkelanjutan.

“Komitmen Pemda untuk mendukung gerakan ini kami akan tuangkan dalam bentuk regulasi khususnya berupa peraturan Bupati kabupaten Luwu utara, di mana dalam hal pengalokasian dana desa kedepan harus berbasis kinerja, termasuk kinerja ekologi untuk memastikan bahwa pembangunan yang telah di lakukan di desa telah memperhatikan kelestarian lingkungan,”Pungkasnya.

Pelaksanaan skema transfer anggaran berbasis ekologi ini tentunya harus didukung oleh semua pihak, sebagai bentuk kepedulian terhadap ancaman lingkungan hidup yang sering dan sedang berlangsung,”ucapnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 Mei 2026 23:37
Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026 di UPT SD Negeri 9 Benteng p...
Metro02 Mei 2026 23:34
Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun kegiatan komunitas yang dige...
News02 Mei 2026 23:30
Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda Universitas Terbuka Makas...
News02 Mei 2026 23:15
Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional. Di tengah dinamika sosial...