Trotoar.id, Makasasar – Yayasan Anak Rakyat Indonesia (YARI) bersama dengan Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas) telah menggelar bedah buku yang bertempat di Hotel Claro, Kota Makassar, Jumat (11/11/2022).
Beda Buku Berjudul Aldera YARI dan IKA Unhas menghadirkan empat pembedah, yaitu Prof. Asnawi selaku Warek UNM, Prof. Hamdan Juhannis selaku Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Amran Razak selaku Warek III Unhas, dan Akbar Endra selaku Aktivis 1998 di Makassar.
Rudianto Lallo yang bertindak sebagai Ketua Panitia mengatakan bahwa dirinya menginisiasi bedah buku ini, agar masyarakat tahu bagaimana perjuangan para tokoh pada tahun 1998 yang lalu.
Baca Juga :
“Mengapa saya menginisiasi Yayasan Anak Rakyat Indonesia dengan IKA Unhas Kota Makassar dalam bedah buku ALDERA? Karena apa yang kita rasakan dan nikmati hari ini itu karena perjuangan tokoh aktivis 98,” ujarnya.
Dia juga menyebut, kebebasan yang dirasakan saat ini adalah hasil dari perjuangan, salah satunya dimotori oleh mantan Sekjen Aldera.
“Kebebasan yang kita rasakan hari ini buah perjuangan dari aktivis 1998, salah satunya yang dimotori oleh mantan Sekjen Aldera Bang Pius Lustrilanang,” ungkap Rudianto Lallo yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Makassar.
“Tahun 98 berhasil menjatuhkan kekuasaan otoriter, kita tidak mengatakan itu harus kita lakukan, tetapi kalau ada kekuasaan yang keliru jalannya maka yang bisa mengoreksi adalah kekuatan mahasiswa dan rakyat,” lanjutnya.




Komentar