Trotoar.id, Morowali – Tiga Pekerja PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) menjadi korban keributan yang terjadi antara Tenaga Kerja Asing (TKA) dan Pekerja Lokal.
Tiga pekerja yang tewas akibat keributan tersebut satu diantaranya merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina dan dua merupakan pekerja lokal
Dilansir dari CNN Indonesia, Kabid Hunas menyebutkan jika peristiwa keributan antar pekerja di PT GNI mengakibatkan 3 orang tewas dan 3 mengalami luka-luka
Baca Juga :
“lya ada korban meninggal 2 orang TKI dan 1 orang TKA. Kemudian ada tiga orang pekerja yang mengalami luka-luka” kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto kepada CNNIndonesia.com, Minggu (15/1).
Berdasarkan informasi, jika keributan dipicu lantaran pihak keamanan perusahaan menahan sekitar 500 pekerja yang mencoba memasuki pos 4 pabrik smelter milik PT GNI untuk melakukan aksi mogok1 kerja.
Aksi mogok kerja itu dilakukan usai tujuh dari delapan tuntutan pekerja belum dipenuhi oleh pihak perusahaan, sehingga para pekerja mencoba melakukan unjuk rasa meminta tuntutan mereka diakomodir
“Massa marah karena niatetekaasuk di halangi keamanan, hingga ratusan pekerja itu melempari dan merusak kantor security, dan menerobos masuk di pos 4 lalu membakar sebuah mes karyawan hingga rata dengan tanah, ” ungkapnya dikutip CNNIndonesia.
Hingga personel kepolisian bersama TNI yang tiba di lokasi, lanjut Didik, berusaha untuk menenangkan para pekerja.
Namun menurut Didik upaya aparat itu tidak diterima sehingga terjadi adu mulut yang berujung pada pelemparan ke arah petugas.
“Kemudian ada karyawan dari divisi dump truck yang melintas di lokasi aksi mogok bekerja. Para pekerja langsung menyerang pekerja yang tidak ikut aksi mogok sehingga terjadi bentrok mengakibatkan ada 3 orang pekerja dari divisi dump truck yang mengalami luka di bagian badan dan 3 unit kendaraan roda dua dirusak” jelasnya.



Komentar