Pemda Luwu Utara

PISEW 2023 Senilai Rp4 Miliar, Sentuh 16 Desa Delapan Kecamatan di Luwu Utara

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 04 Februari 2023 13:01

PISEW 2023 Senilai Rp4 Miliar, Sentuh 16 Desa Delapan Kecamatan di Luwu Utara

Trotoar.id, Luwu Utara — Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tahun Anggaran 2023 di Kabupaten Luwu Utara mengalami peningkatan hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu.

Tahun ini, PISEW untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Luwu Utara dilaksanakan di delapan kecamatan dan 16 desa. Total anggaran Rp4 Miliar.

Hal ini diungkap Kadis PUTRPK2, Muharwan, Kamis (2/2/2023), dalam Rapat Koordinasi PISEW Kementerian PUPR 2023 di Ruang Command Center Kantor Bupati, yang dipimpin Bupati Luwu Utara.

“Seperti kita ketahui bahwa kegiatan PISEW sudah berlangsung beberapa tahun, dan tahun lalu, PISEW dilaksanakan di lima kecamatan dan 10 desa. Alhamdulillah, tahun ini meningkat menjadi delapan kecamatan dan 16 desa,” ungkap Muharwan.

Ia mengungkapkan bahwa masuknya program pembangunan infrastruktur sosial ekonomi wilayah dari Kementerian PUPR ke Kabupaten Luwu Utara ini adalah berkat aspirasi Anggota DPR-RI Fraksi Golkar, Muhammad Fauzi,” ungkap Muharwan lagi.

Senada Muharwan, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, juga menyampaikan hal yang sama terkait penambahan PISEW tahun ini.

“Tahun ini mengalami penambahan di 8 kecamatan dan 16 desa sebanyak Rp500 Juta. Total anggaran Rp4 Milyar,“ ungkap Indah.

Bupati Lutra dua periode ini mengatakan, terkait pembangunan infrastrukturnya itu diserahkan dan disepakati bersama antara pemerintah setempat melalui Kelompok Kerja Sama Antardesa (KKAD). Sementara metode pelaksanaannya melalui sistem swakelola.

“Jenis infrastrukturnya bisa infrastruktur jalan, misalnya mau pengkerikilan atau jalan tani atau bisa juga drainase atau pun pembangunan jembatan. Tentu yang paling mendesak di wilayah bapak/ibu sekalian,” jelas Bupati perempuan pertama di Sulsel ini.

Ia berharap peran aktif camat dan kepala desa dalam perencanaan fisik dan pengawasannya.

“Saya harap peran aktif camat, kepala desa dan partisipasi masyarakat untuk mengantisipasi potensi kerawanan. Intinya kita butuh kerja sama kita semua,” harapnya.

Kehadiran program ini, kata dia, diharap memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat. Termasuk pelaksanaannya berjalan maksimal.

“Meski tak terlibat langsung, tetapi berdasarkan kewenangan, kita bisa maksimal di dalam pelaksanaannya,” tandasnya.

Delapan kecamatan yang mendapat PISEW 2023, yaitu: Kecamatan Sabbang (Pengkendekan dan Buntu Torpedo); Sabbang Selatan (Torpedo Jaya dan Buangin); Baebunta (Meli dan Radda), Malangke Barat (Waetuo dan Pao), Sukamaju (Mulyasari dan Sukamaju), Sukamaju Selatan (Subur dan Wonokerto); Tanalili (Patila dan Sidobinangun), serta Mappedeceng (Kapidi dan Cendana Putih I).

Turut hadir dalam Rakor PISEW ini, Sekretaris Daerah, Armiadi; Kepala Bappelitbangda Alauddin Sukri; serta Kepala Dinas PMD, Drs. Jasrum. (Ind/LH)

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 Mei 2026 21:53
Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 m...
Daerah05 Mei 2026 18:09
Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan un...
Politik05 Mei 2026 17:47
Tiga Ketua Umum KNPI Resmi Lantik Vonny Ameliani Pimpin KNPI Sulsel 2026–2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–20...
Metro05 Mei 2026 17:11
Pemprov Sulsel Perkuat Integrasi Pengelolaan SDA Jeneberang, Sidang TKPSDA Bahas Sistem Informasi dan Kolaborasi Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui Sidang Tim Koordinasi Pen...