Pemda Luwu Utara

Bupati Luwu Utara Buka Pelatihan Manajenen SDM

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 08 Juni 2023 16:01

Untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) lembaga penyedia layanan perempuan dan anak korban kekerasan.
Untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) lembaga penyedia layanan perempuan dan anak korban kekerasan.

Trotoar.id, Luwu Utara,– Untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) lembaga penyedia layanan perempuan dan anak korban kekerasan.

Pemerintah kabupaten Luwu Utara, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Brencana (DP3AP2KB) menggelar pelatihan manajemen kasus, di Aula Hotel Bukit Indah, Rabu 07/06/2023. 

Kegiatan yang di ikuti Unsur OPD terkait, Unit PPA Polres, unsur Polsek, unsur UPT SMP, UPT SMA, unsur UPT Perlindungan perempuan dan anak serta unsur PATBM desa di buka langsung oleh Bupati Luwu Utara.

Baca Juga  Pj Sekda Sulsel Buka Penguatan Kapasitas Jabatan Administrasi Pemprov Sulsel

Plt kepala DP3AP2KB luwu utara, Marhani katma menyebutkan upaya yang telah dilakukan selama ini dalam penanganan kasus sudah berjalan, namun masih perlu langkah-langkah strategis dalam penangan kasus tertangani dengan baik.

Permasalahan anak saat ini yang sangat memprihatinkan adalah kekerasan terhadap anak, sehingga melalui pelatihan ini kedepan penangan kasus terhadap anak dapat di tekan dengan baik,”Ucap marhani katma yang juga merupakan kepala dinas kesehatan.

Sementara itu Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan yang rutin di lakukan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah Dalam mengawal perlindungan perempuan dan anak.

Baca Juga  Liestiaty F Nurdin Berbagi Pengalaman Tekan Kematian Ibu dan Anak

Selain telah di tegaskan dalam perda nomor 3 tahun 2017 tentang penyelenggaraan perlindungan anak, Indah mengajak seluruh stakeholder untuk menyamakan presepsi dalam memberikan layanan perlindungan perempuan dan anak.

“Perlu adanya penyamaan presepsi dengan lembaga penyedia layanan perlindungan perempuan dan anak mulai dari kabupaten, kecamatan hingga ke desa/kelurahan, apa lagi pemerintah pusat telah mendorong kebijakan bagi penyedia layanan perlindungan untuk menerima rujukan korban, pendampingan korban, penjangkauan, mediasi serta memfasilitasi korban sesuai kebutuhan,”Pinta Bupati perempuan pertama di sulsel ini.

Baca Juga  Bupati Luwu Utara Lepas 27 Mahasiswa Penerima Beasiswa BPDPKS

Indah juga berharap layanan perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM) yang sudah terbentuk agar memfungsikan dan mengaktifkan layanannya serta memastikan korban mendapatkan penanganan.

Perempuan dan anak adalah kelompok rentan yang memerlukan penanganan secara komprehensif, sehingga sekali lagi saya ingatkan ini membutuhkan peran kita semua,”Tutupnya.

Penulis : RN

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Oktober 2026 14:43
Sulsel Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026, Transportasi Publik Jadi Sorotan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali meraih apresiasi di tingkat nasional...
Metro27 Oktober 2026 13:38
Revitalisasi Benteng Somba Opu Dimulai, Gubernur Sulsel Dukung Status Cagar Budaya Nasional
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO GOWA, Trotoar.id — Upaya menghidupkan kembali kejayaan sejarah Kerajaan Gowa memasuki babak baru. Guber...
Metro27 Oktober 2026 12:34
Gubernur Sulsel Dorong Deteksi Dini Kusta, Skrining Andalan Sehati Sasar 10.357 Peserta
6 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memperkuat upaya pencegahan d...
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...