Pemda Luwu Utara

Bupati Luwu Utara Lepas 27 Mahasiswa Penerima Beasiswa BPDPKS

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 26 Agustus 2024 19:44

Bupati Luwu Utara Lepas 27 Mahasiswa Penerima Beasiswa BPDPKS

Trotoar id, Luwu Utara — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, secara resmi melepas 27 mahasiswa yang berhasil meraih beasiswa dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Senin (26/8/2024).

Pelepasan ini berlangsung di Ruang Command Center Kantor Bupati Luwu Utara.

Ke-27 penerima beasiswa ini akan melanjutkan pendidikan melalui jalur afirmasi ke berbagai jenjang, meliputi program Sarjana (S1) untuk satu orang, Diploma Empat (D4) sebanyak lima orang, Diploma Tiga (D3) sebanyak empat orang, serta Diploma Satu (D1) yang diikuti oleh 17 orang lainnya.

Mereka akan menempuh pendidikan di lima perguruan tinggi yang tersebar di berbagai wilayah.

Institusi pendidikan yang menjadi tujuan mereka antara lain Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY), Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE), Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI), Universitas Prima Indonesia, dan Institut Teknologi Sains Bandung (ITSB).

Dalam sambutannya, Bupati Indah Putri Indriani mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang menerima beasiswa ini.

“Selamat kepada kalian yang berhasil melanjutkan pendidikan dengan pendanaan penuh dari BPDPKS,” ucapnya.

Indah juga menekankan pentingnya rasa syukur dan pemanfaatan kesempatan ini dengan maksimal.

“Kesempatan ini harus disyukuri dan dimanfaatkan sebaik mungkin. Jangan sia-siakan apa yang telah kalian capai,” pesan Bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan tersebut.

Bupati Indah berharap para mahasiswa ini dapat menyelesaikan pendidikan dengan tepat waktu, bahkan jika memungkinkan lebih cepat.

“Selesaikan studi tepat waktu, dan kalau bisa lebih cepat, lebih baik, karena seluruh biaya hidup telah ditanggung,” imbuhnya.

Indah juga menegaskan pentingnya membangun jejaring selama masa studi, yang dapat bermanfaat dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit di Luwu Utara ke depannya.

“Bukan hanya tentang mendapatkan IPK tinggi atau menjadi lulusan terbaik, tapi juga bagaimana ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi daerah kita. Kegigihan, kerja keras, dan konsistensi jauh lebih penting,” ungkapnya.

Plt. Kepala Dinas Pertanian, Made Sudana, menambahkan bahwa beasiswa BPDPKS ini mencakup seluruh biaya pendidikan.

“Beasiswa ini bersifat fully funded, mencakup biaya transportasi, uang kuliah, buku, hingga uang saku,” jelas Made.

Program beasiswa ini, menurut Made, merupakan bagian dari BPDPKS Kementerian Pertanian dengan tujuan mempersiapkan generasi muda dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit di masa mendatang.

“Kami berharap para penerima beasiswa ini nantinya dapat berkontribusi dalam membangun perkebunan kelapa sawit di Luwu Utara,” tutupnya.

Sebagai informasi, program beasiswa ini telah berjalan selama empat tahun di Luwu Utara sejak 2021, dengan jumlah penerima beasiswa terbanyak pada tahun ini. Seluruh penerima beasiswa merupakan anak dari para petani kelapa sawit. (LHr)

Penulis : Any

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 Mei 2026 22:43
Kafilah MTQ Makassar Raih 47 Juara, Wali Kota Munafri Arifuddin Berikan Bonus
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memberikan apresiasi berupa bonus kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Makassar yang ...
Olahraga09 Mei 2026 22:32
Munafri Arifuddin Buka Sipakracca MMA Sulsel, 100 Atlet Siap Bertarung Menuju Level Dunia
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong prestasi olahraga dengan menjadi tuan rumah turnamen perdana Si...
Metro09 Mei 2026 21:06
Pemkot Makassar Terapkan Sistem Merit Berbasis Digital, Munafri Tegaskan Karier ASN Harus Transparan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong reformasi birokrasi melalui penerapan sistem merit berbasis digital dalam pengelolaa...
Daerah09 Mei 2026 21:04
Bupati Sidrap Dorong Petani Modern, Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi Jadi Kunci
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa transformasi menuju petani modern harus ditopang oleh ko...