Pemprov Sulsel

Ini Penyebab Andi Sudirman Diganjar Penghargaan dari Presiden RI

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Minggu, 11 Juni 2023 18:39

Ini Penyebab Andi Sudirman Diganjar Penghargaan dari Presiden RI

Trotoar.id, Padang – Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Sabtu, 10 Juni 2023.

Gubernur termuda di Indonesia ini, menerimanya pada Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVI 2023 di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu, 10 Juni 2023.

Hal ini berkat kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman menjaga ketahanan pangan di Indonesia, khususnya suplai beras yang suplus. Hal ini setelah melalui validasi dan justifikasi serta verifikasi lapangan oleh Tim Kepresidenan melalui Biro Tanda Jasa dan Kehormatan terkait Program Mandiri Andalan di Bidang Pertanian.

Baca Juga  Jadi Narasumber di Musrembang Kelurahan, Musrenbang Haruslah Menjadi Momentum Strategis

Hasilnya, program bibit gratis untuk 100.000 ha, surplus beras tertinggi nasional 2,08 juta ton di 2022 serta memenuhi 25 persen cadangan beras BULOG. Program ini kembali berlanjut di 2023. Sehingga secara total telah berjalan selama tiga tahun.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Bapak Presiden. Ini tentu tidak lepas dari apa yang kita lakukan di Program Mandiri Benih dengan secara gratis untuk 100 ribu hektar dan menjadi surplus beras tertinggi nasional 2,08 juta di 2022 dan penyuplai cadangan stok 2002 sebesar 25 persen,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Baca Juga  Gubernur Sulsel serahkan Bantuan Ke Warga Makassar Korban Dampak Banjir

Pogram Mandiri Benih cetusan Gubernur Andi Sudirman ini. Menjadi strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk meningkatkan sektor pertanian, utamanya padi.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI berencana akan menjadikan Mandiri Benih sebagai program nasional.

Program yang dicetuskan Gubernur Andi Sudirman tersebut telah disetujui oleh Bappenas untuk menjadi program nasional.

Keunggulannya, benih ditangkar di wilayah sendiri, ditanam di wilayah itu juga, tentu itu adaptif terhadap tanah itu. Tidak membutuhkan banyak pupuk dan air. Benih ini adaptif tumbuhnya 84 persen ke atas dibanding 40 persen benih di pasaran.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Siapkan Vaksin Covid-19 Moderna bagi Penderita Komorbid dan Lansia

“Ini tidak lepas dari peranan penyuluh, dinas pertanian terkait, kabupaten/kota, seluruh masyakat Sulsel, serta petani kita yang sudah berjuang keras di masa 2022, di masa pandemi. Dan ini kita teruskan program ini di 2023,” sebut Andi Sudirman.

Pemprov Sulsel mengalokasikan Rp30 dengan jangkauan 100.000 hektar, itu bisa menghasilkan kenaikan Rp10 juta per hektar. Diestimasikan hasil yang didapatkan Rp1 triliun.

“Ini investasi bukan kepentingan pribadi tetapi memikirkan rakyat, berinvestasi bersama rakyat,” pungkasnya.(*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...