Trotoar.id, Makassar – Pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani menimbulkan sejumlah tanda tanya besar, akankah meninggalkan Anies Baswedan dan berlabuh bersama Ganjar Pranowo?
Usia pertemuan yang di gelar di Gelora Bung Karno, Wakil Sekretaris Jenderal PD Jansen Sitindaon mengungkapkan jika PD masih tetap komitmen dan setia bersama koalisi Perubahan
“Sampai saat i i kami PD masih konsisten dan berkomitmen bersama Koalisi perubahan yang kami ikut dirikan dan membentuk koalisi tersebut, kata Jansen
Pertemuan antara AHY dan Puanerupakan ajan rekonsiliasi setelah dua dekade lamanya Demokrat dan PDIp disebut tidak akur.
Pertemuan tersebut juga dikatakan sebagai terobosan baru untuk memecah ‘kebekuan’ di antara dua parpol yang terjadi kurang lebih dua dekade lamanya
“Ini Silaturahmi begini kan bagus, selain memecah kebekuan yang terjadi selama ini, juga menjawab semuanya,” kata Jansen
Jansen juga mendorong pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dapat dilakukan, hingga dirinya yakin dan percaya pertemuan antar elite kedua parpol itu nantinya mampu mencairkan suasana politik antara PDIP dengan Demokrat.
Sebab Demokrat dan PDIP memiliki jejak riwayat yang sama dalam kancah perpolitikan Indonesia. Salah satunya, mereka sama-sama pernah menjadi ruling party alias partai penguasa dan parta oposisi.
“Syukur-syukur nanti lebih jauh lagi, [pertemuan] pak SBY dan ibu Mega. Kan harapan saya selaku kader dari seluruh masyarakat di Indonesia juga pasti ke sana kan,” ujar Jansen.
Saat ini Partai Demokrat dan PDIP berada di dua poros yang berbeda jelang pemilu 2024 Demokrat mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden, sementara PDIP akan mencalonkan Ganjar Pranowo.




Komentar