Trotoar.id, Makassar – Sejumlah warga Kabupaten Sidrap melakukan protes atas ketidak pedulian pemerintah Provinsi terhadap ruas jalan yang menghubungkan kabupaten Sidrap -Soppeng yang tak kunjung diperbaiki
Dengan rasa kesal, warga menanam pohon pisang di tengah jalan yang penuh dengan lubang sebagai bentuk protes atas sikap pemerintah yang apatis
Hingga Wakil ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif mengusulkan agar kiranya jalan santai anti magerbyang akan di gelar pemerintah provinsi bersama kabupaten pada pekan depan melalui jalan berada di Desa Tanete dan Desa Allakuang sebagai rute jalan sehat
“Nanti kalau mau ke Sidrap acara Minggu depan Jalan Sehat Anti Mager. Saya sarankan memilih jalur itu untuk jalan santai, kebetulan dekat dengan kota, biar bisa rasakan juga,” bebernya.
Tidak itu saja, Syahar mengaku jika dirinya sebagai wakil ketua DPRD Sulsel, telah berulang kali menagih janji pemerintah untuk melakukan perbaikan infrastruktur yang menghubungkan dua kabupaten Sidrap dan Soppeng.
Namun hingga tiga tahun, aspirasi rakyat yang terus disampaikannya tak kunjung direspon, hingga membuat warga kesal hingga menanam pqohon pisan sebagai simbol kekesalan mereka atas ketidak pedulian pemerintah
“Apaji tawwa Gubernur dan PUTR Sulsel. Kasian ini orang Sidrap-Soppeng, sudah tiga tahun tidak ada penyelesaian,” kata Syahar.
Aa lagi lanjut dia anggaran untuk perbaikan infrastruktur telah disiapkan sejak lama, namun heran kondisi jalan tersebut justru dibiarkan terbengkalai alias berlubang
“Anggaran yang sudah ada dua tahun berturut-turut, tapi pelaksanaan lemah,” tegas Pimpinan DPRD Sulsel Dapil Pinrang, Sidrap dan Enrekang ini.




Komentar