Trotoar.id, Makassar – Salah seorang Penumpang Pesawat Super Air Jet IU551 tujuan Makassar – Bandung pada 26 Juli 2023 mengaku kehilangan uang sebesar Rp 23 Juta Rupiah
Uang yang dia selipkan di sela-sela pakaian didalam tas ransel berwarna hitam, diketahui hilang saat dirinya mengambil barang di terminal bagasi bandara Husein kartanegara Bandung Jawa Barat
Namun dia tidak dapat memastikan kehilangan uang miliknya itu apakah terjadi di bandara Sultan Hasanuddin atau di bandara Husein Kartanegara
Baca Juga :
“Saya tidak bisa pastikan kehilangan uang saya di Bandara Sulhas atau Kartanegara, yang jelas saya baru tahu uang saya hilang saat di bandung, karena posisi resleting tas ransel saya berpindah tempat ,” kata Herman Penumpang Pesawat Super Jet IU551
Herman mengaku dirinya baru mengetahui telah kehilangan barang berharga saat dirinya mengambil tasnya dan melihat posisi resleting tasnya berubah.
Sehingga dirinya bergegas memeriksa tas miliknya dan tidak menemukan yang dalam tas tersebut dan panik, sehingga salah seorang petugas bandara menghampirinya dan menanyakan sedang cari apa.
“Saya lihat posisi resleting tas saya berubah jadi saya periksa tas saya, dan uang yang saya simpan di dalam tas sudah tidak ada, sehingga saya melaporkan kehilangan di petugas bandara Husein Karta Negara,” katanya
Pihak Security Bandara Internasional Husein Kartanegara pun langsung menerima laporan Herman pos pengamanan dan dirinya pun sempat ditanya tanya soal bording pas dan posisi penyimpanan uang dalam tas dan apa yang ada dalam atas selain yang dan pakaian
“Setelah dimintai keterangan dirinya pun diperlihatkan surat PAX keterangan telah kehilangan uang sebesar Rp23 Juta yang diikat karet dan ditaruh dalam tas ransel ,”bunyi surat keterangan kehilangan
Diketahui Herman Cehk In di bandara Sultan Hasanuddin sekitar Pukul 12.35 WITA pada Tanggal 26 Juli 2023,
Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi yang mendengar kabar adanya salah satu penumpang pesawat kehilangan barang berharga berupa uang sebesar Rp 23 Juta angkat bicara
Dia menganggap jika peristiwa tersebut benar terjadi maka ada kelemahan sistem yang terjadi di bandara, dan dirinya pun juga meminta otoritas bandara Baik Sultan Hasanuddin dan Husein Kartanegara mengusut tuntas peristiwa tersebut
“Sangat disayangkan jika benar hal seperti ini terjadi. Ini harus dicari tahu lemahnya di sistem atau manusianya. Maskapai dan pihak Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub harus peka terhadap isu seperti ini,” tegas Anggota Fraksi Golkar DPR RI Muhammad Fauzi.
Bahkan kata Fauzi peristiwa kehilangan barang milik penumpang bukan pertama kali terjadi, bahkan ada beberapa aduan serupa juga diterima dan terjadi di bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
“Ini bukan yang pertama, saya dapat informasi kalau hal seperti ini sudah pernah terjadi dan terkesan dibiarkan saja. Harus ada yang bertanggung jawab sehingga ada efek jera ke depannya,” katanya.




Komentar