Trotoar.id, Makassar – Bakal Calon Presiden prabowo Subianto masih menduduki posisi teratas perolehan tingkat elektabilitas dari bakal calon Presiden. khusus untuk di provinsi Jawa Barat.
Berdasarkan hasil Survei Poltracking Indonesia yang merilis hasil survei digelar pada 25 September hingga 1 Oktober 2023 dengan melibatkan melibatkan 1.000 responden yang dipilih dengan metode stratified multistage random sampling.
Survei dilakukan dengan metode wawancara melibatkan surveyor terlatih. Adapun margin of eror survei +/- 3,1% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Baca Juga :
Hal hasil, bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto mendapat suara tertinggi di Jawa Barat, diikuti bakal capres Perubahan Anies Baswedan, dan bakal capres PDIP Ganjar Pranowo.
Di provinsi Jawa Barat dengan jumlah penduduk 24.652.278 , Prabowo Subianto meraih tingkat elektabilitas sebesar, 44,2 persen, kemudian posisi kedua diduduki Anies Baswedan dengan tingkat elektabilitas 25 Persen, dan terakhir Ganjar Pranowo dengan elektabilitas
21,8 Persen, dan ada disekitar 9 Persen responden belum menyatakan Tidak Tahu dan Tidak Jawab
“Hasilnya Prabowo Subianto 44,2% jauh di atas dua kandidat yang lain, kedua ada Anies Baswedan 25% dan Ganjar pranowo 21,8%, jadi kita cek satu per satu praktis Prabowo ke Anies Baswedan jaraknya hampir 20%, sekitar 19%, jika kita cek Anies ke Ganjar itu jaraknya sekitar 3,2%,” kata Direktur Riset Poltracking Indonesia Arya Budi saat memaparkan hasil survei, Selasa (10/10/2023).
Arya kemudian menjelaskan jika keunggulan Prabowo Subianto di Jawa Barat bukan pertama kali, Prabowo dengan elektabilitas yang cukup tinggi berhasil menjadi pemenang pada PIlpres 2014 dan 2019 di jawa Barat
“Artinya memang sudah di luar margin, jadi secara metodologi memang Prabowo masih unggul, apalagi kalau kita flashback di 2019, dimana Prabowo sudah kontes di sana, lalu di 2014 Prabowo sudah kontes di sana, di mana Prabowo mendapatkan suara hampir 60%. Tentu tidak mengagetkan dengan angka ini,” ucapnya.




Komentar