Trotoar.id, Luwu – Bupati Luwu, Dr. Drs. H. Basmin Mattayang, M.Pd, secara resmi membuka Pusat Kuliner Andi Djemma di Belopa pada hari Selasa (13/02/2024).
Peresmian ini juga melibatkan peresmian Gedung Public Safety Centre (PSC) 119 Kabupaten Luwu, yang berlokasi berdekatan dengan Puskesmas Belopa.
Dalam sambutannya, Basmin Mattayang menjelaskan bahwa pembangunan pusat kuliner ini adalah sebagai upaya untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar Lapangan Andi Djemma.
Baca Juga :
“Semoga semua dapat terfasilitasi dengan baik dan tertata rapi. Kami berupaya menjadikan lokasi ini sebagai pusat ekonomi dan ruang publik tanpa merusak keasrian alam sekitar,” jelas Basmin.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat dinikmati oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Sofyan Thamrin, mengungkapkan bahwa saat ini telah dibangun 22 lapak yang siap digunakan.
“Kami akan terus menambah jumlah lapak tersebut, dan berkat arahan Bapak Bupati, kami berharap dapat menyelesaikan sekitar 100 lapak dalam waktu dekat,” jelasnya.
Sofyan berharap agar ruang publik yang telah dibangun dapat dijaga dengan baik oleh para pelaku usaha maupun masyarakat yang berkunjung.
“Sekitar 6 hektar ruang publik di Andi Djemma telah didesain dengan berbagai fasilitas untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary Basir, melaporkan pembangunan Gedung PSC 119 Kabupaten Luwu untuk mendukung pelayanan yang telah diberikan kepada masyarakat selama 5 tahun terakhir.
“Kami berencana untuk membangun gedung PSC 119 di setiap kecamatan agar pelayanan bisa lebih merata dan efektif bagi masyarakat,” jelas dr. Rosnawary.
Usai penandatanganan prasasti sebagai tanda resminya Pusat Kuliner Andi Djemma Belopa dan Gedung PSC 119, dilakukan juga pemasangan ban lengan bagi tenaga kesehatan dari setiap Puskesmas di Kabupaten Luwu yang bertugas pada Pemilu 14 Februari 2024.



Komentar