Trotoar.id, Makassar — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menghadiri pembukaan City Sanitation Summit (CSS) XXII di The Royal Krakatau Hotel Kota Cilegon.
Acara yang berlangsung dari 6 hingga 8 Mei 2024 ini juga menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Aliansi Kabupaten dan Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi) ke-XII.
Sebagai mantan Ketua Umum Akkopsi periode 2017-2022, Danny Pomanto turut hadir sebagai Dewan Penasehat Akkopsi.
Baca Juga :
Dalam kapasitasnya tersebut, ia menyaksikan deklarasi serta penandatanganan komitmen antara Pemerintah Kota Cilegon dan pihak industri terkait dengan penyelenggaraan sanitasi di Kota Cilegon.
Danny Pomanto menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi sarana bagi bupati dan wali kota anggota Akkopsi untuk berdiskusi mengenai isu sanitasi.
Keseriusannya terhadap isu sanitasi membawa penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan terhadap percepatan sanitasi berbasis masyarakat.
Makassar telah memiliki Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik-Terpusat (SPALD-T) Losari yang diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Februari lalu. SPALD-T Losari Makassar menggunakan teknologi terbarukan Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) yang mampu mereduksi Biological Oxygen Demand hingga 95%, denitrifikasi, serta mengurangi nitrogen.
Selain itu, Pemkot Makassar juga memiliki kebijakan dalam pengelolaan sampah, termasuk pendirian Bank Sampah dan rencana Pembangkit Sampah Energi Listrik (PSEL) sebagai Program Strategis Nasional.
Ketua Umum Akkopsi Ibnu Sina menyoroti lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), yang merupakan fokus dalam pembangunan sanitasi di berbagai daerah.




Komentar