Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsel: Mendukung Gerakan Nasional Percepatan Penanganan Stunting

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 27 Mei 2024 13:44

Pemprov Sulsel: Mendukung Gerakan Nasional Percepatan Penanganan Stunting

Trotoar.id, Makassar : Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, bersama Sekretaris Utama BKKBN, Tavip Agus Rayanto, memimpin pembukaan Temu Regional 3 Sulawesi, Maluku, dan Papua serta Intervensi Serentak Percepatan Stunting 2024 di Hotel Melia Makassar, pada Senin, 27 Mei 2024.

Prof Zudan, dengan penuh keyakinan, mendukung gerakan penanganan stunting, termasuk intervensi nasional yang diagendakan pada Bulan Juni 2024 mendatang.

Baca Juga  2022, BPS: Produksi Padi Sulsel Naik Jadi 5.431.021 Ton, Imran Jausi Sebut Dipicu Benih Mandiri

“Inisiatif ini dimulai di Sulawesi Selatan atas komitmen tinggi dari Presiden dan Wakil Presiden dalam menangani masalah stunting,” ungkap Prof Zudan.

Langkah-langkah strategis akan segera diimplementasikan bersama 24 kabupaten yang akan melakukan koordinasi setiap dua minggu sekali.

Gerakan Ayo Ke Posyandu dan Gerakan Ayo Ke Puskesmas juga akan turut dilibatkan dalam upaya ini.

“Pendataan awal akan mencakup calon ibu, calon ayah, serta pasangan yang akan menikah dan ibu hamil. Langkah ini krusial untuk memberikan pencegahan stunting dengan memastikan kesehatan calon orang tua,” jelasnya.

Baca Juga  Menko Pangan Pimpin Rakor di Sulsel, Peserta Mengenakan Passapu Merah

Tidak hanya itu, kesehatan ibu hamil juga akan dipantau dengan ketat. Semua bayi diharapkan dapat ditimbang dan diukur setiap bulan untuk memantau pertumbuhannya, sehingga tindakan pencegahan stunting dapat dilakukan secara efektif.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Instruksikan Penanganan Cepat Banjir dan Longsor di Empat Kabupaten

Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi stunting di Provinsi Sulawesi Selatan mencapai 27,4 persen, mengalami kenaikan sebesar 0,2 persen dari hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.

“Dengan data yang berbeda ini, kami akan menggunakan sistem peringatan dini dengan fokus pada intervensi sebesar 27 persen, sehingga tidak ada kasus stunting yang terlewatkan,” tegasnya.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...
Politik25 Oktober 2026 19:28
Sarmuji Rayu Andi Sudirman Gabung Golkar: Dulu Golkar Wakafkan Diri, Kini Giliran Gubernur
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melontarkan rayuan poli...
Politik25 Oktober 2026 17:55
Sarmuji Tantang Golkar Sulsel Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Digitalisasi Jadi Kunci
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menantang kepengurusan...
Politik25 Oktober 2026 17:42
Sarmuji Lantik 197 Pengurus Golkar Sulsel, Bidik Kebangkitan di Pemilu Mendatang
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, ...