Trotoar.id, Makassar, – BPJS Kesehatan Wilayah IX Sulawesi Selatan (Sulsel) meminta bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk meningkatkan kepesertaan BPJS di tingkat kabupaten dan kota, dengan fokus pada wilayah desa.
Meskipun Universal Health Coverage (UHC) di Sulsel telah mencapai 100 persen, masih terdapat tantangan dalam memastikan keaktifan seluruh peserta BPJS.
Permohonan dukungan ini dibahas dalam Forum Koordinasi, Monitoring, dan Evaluasi Implementasi Pelaksanaan PESIAR (Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi) yang berlangsung di Toraja Room, Kantor Gubernur Sulsel.
Acara ini dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Andi Darmawan Bintang.
Andi Darmawan Bintang menjelaskan, “Meskipun UHC Sulsel sudah mencapai 100 persen, masih perlu dilakukan upaya lebih untuk memperluas cakupan, terutama bagi warga kurang mampu dan pekerja sektor formal.
Kami berharap Pemprov Sulsel dapat memfasilitasi BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kepesertaan melalui kerjasama dengan pemerintah kabupaten dan kota.”
Dia menambahkan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyusun langkah-langkah strategis bersama pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan kepesertaan dan aktivasi BPJS Kesehatan.
“Kami perlu memastikan laporan dari kabupaten masuk secara teratur agar dapat mengidentifikasi dan melaporkan perkembangan kepesertaan ke pemerintah pusat,” ungkapnya.
Plh Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX Sulsel, dr. Yessi Kumalasari, mengungkapkan bahwa kegiatan PESIAR bertujuan untuk melaporkan perkembangan cakupan UHC yang telah mencapai 100 persen, meskipun keaktifan peserta BPJS masih di angka 82 persen.
“Kami sedang melakukan forum PESIAR untuk memetakan, mensisir, dan mengadvokasi kepesertaan BPJS. Meskipun cakupan UHC di Sulsel sudah seratus persen, keaktifan peserta masih perlu ditingkatkan,” katanya.
Dr. Yessi menjelaskan bahwa untuk meningkatkan kepesertaan, BPJS Kesehatan akan membentuk kader atau agen PESIAR sebagai pilot project di tingkat desa.
“Kami akan memperkecil fokus ke level desa untuk memastikan setiap warga menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kader PESIAR akan berperan dalam memastikan kepesertaan dan aktivasi BPJS di tingkat desa,” jelasnya.




Komentar