Trotoar.id, Banjar Baru – Kontingen Sulawesi Selatan berhasil mencatatkan prestasi gemilang pada ajang Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia 2024 (Kreativesia Komunitas Fest), yang berlangsung di Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan. Event ini resmi ditutup pada Sabtu, 31 Agustus 2024.
Sulsel berhasil membawa pulang dua gelar Juara II, masing-masing diraih oleh Muhammad Restu Dwisaputra dalam kategori desain grafis nasional dan Ayla Ainayyah M di kategori software nasional. Selain itu, Hijratul Kauzar juga berhasil meraih Juara III di kategori vokal solo nasional.
“Alhamdulillah, kami berhasil meraih juara di ajang ini. Kami akan terus mengasah bakat dan keterampilan kami di bidang desain grafis ke depannya,” ungkap Muhammad Restu dengan penuh syukur.
Ayla Ainayyah, yang juga meraih Juara II, merasa bangga atas pencapaiannya dan berterima kasih kepada Dispora Sulsel.
Ia juga menyampaikan rencananya untuk menyelesaikan pengembangan aplikasi game berbasis sejarah, “Juang,” yang nantinya bisa diterapkan di tingkat sekolah dasar.
“Banyak pengalaman dan relasi yang saya dapatkan di sini. Semoga aplikasi ini segera selesai dan dapat digunakan di tingkat SD,” kata Ayla.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Suherman, turut hadir dalam acara penutupan dan menyatakan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh para pemuda Sulsel.
Ia menekankan bahwa keberhasilan ini juga merupakan hasil dari dukungan Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh.
“Pada saat pelepasan, kami berharap para peserta dapat memberikan yang terbaik untuk Sulsel. Dan mereka telah membuktikannya di malam penutupan,” ujar Suherman dengan penuh kebanggaan.
Di malam penutupan, Kadispora Sulsel, Suherman, juga mengajak para pemenang untuk berfoto bersama dengan Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni’am Sholeh.
Sebagai informasi, Sulawesi Selatan mengirimkan tujuh pemuda terbaiknya ke ajang ini, setelah terpilih melalui seleksi di kegiatan Creativesia Youth Competition (Kreativesea Fest Pemuda Sulsel) yang diadakan pada 9-12 Agustus lalu di Gedung Mulo, Makassar.
Tujuh pemuda tersebut adalah Hijratul Kauzar (vokal solo), Sakinah Ma’sumah Adwin (fashion show), Ayla Ainayyah M (software), Muh. Irsayadillah (hardware), Muhammad Restu Dwisaputra (desain grafis), Muhammad Arkam (sinematografi), dan Muh. Rezky Wahyu (kriya). (*)




Komentar