Toraja Utara, Trotoar.id – Calon Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 1, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, memulai kunjungan kampanyenya di Toraja Utara dengan silaturahmi bersama Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Senin (7/10/2024).
Disambut hangat oleh Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pendeta Dr. Alfred Anggui, Danny dinilai sebagai pemimpin yang cerdas dan inovatif.
“Selamat datang Pak Danny dan rombongan di Tongkonan Sangulele. Kehadiran beliau sangat kami nantikan. Ini adalah hari yang menggembirakan karena Pak Danny dikenal sebagai sosok pemimpin yang inovatif dan cerdas selama menjabat sebagai Wali Kota Makassar,” ujar Alfred saat menyambut kedatangan calon gubernur tersebut.
Baca Juga :
Pendeta Alfred juga menyebutkan bahwa kedatangan Danny memberikan kesempatan yang baik untuk mendengar langsung visi dan misinya dalam Pilgub Sulsel 2024.
“Pak Danny terkenal dengan terobosan-terobosannya selama memimpin Makassar, dan kami ingin mendengar bagaimana beliau akan membawa perubahan di Sulawesi Selatan ke depannya.”
Dalam sambutannya, Danny Pomanto menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari BPS Gereja Toraja dan menyebut bahwa Toraja selalu istimewa baginya.
Ia menegaskan bahwa salah satu visinya adalah mendorong kemajuan Toraja dan Sulawesi Selatan secara keseluruhan.
“Kehadiran saya di Toraja ini merupakan bagian dari obsesi besar untuk melihat Toraja lebih maju lagi. Saya yakin, dengan kerja keras dan dukungan dari masyarakat Toraja, kita bisa membawa perubahan positif,” ujar Danny.
Danny juga menyoroti peran penting Gereja Toraja dalam merangkul berbagai kalangan masyarakat, dari kaum perempuan hingga laki-laki.
Struktur Gereja Toraja, menurutnya, sangat cocok dengan visinya untuk Sulsel, di mana setiap warga merasa terlibat dan diakomodasi.
Lebih lanjut, Danny menyampaikan bahwa dalam Pilkada, menang atau kalah adalah urusan Tuhan, tetapi setiap perjuangan harus disertai usaha maksimal.
“Kami percaya pada Tuhan setelah segala usaha kita. Anak lorong seperti saya, bosnya adalah rakyat, dan itu yang memotivasi saya untuk terus mendengar dan berjuang bersama masyarakat,” katanya.
Danny juga menekankan bahwa Pilkada bukan sekadar soal memenangkan suara, melainkan kesempatan bagi masyarakat untuk menentukan nasib mereka.
“Memilih pemimpin yang tepat adalah hak setiap warga negara untuk menentukan Pilihannya,’ pungkasnyab




Komentar