Makassar, Trotoar.id – Calon Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nomor urut 1, Azhar Arsyad, tidak menunggu lama untuk kembali melanjutkan kampanye.
Setelah sukses melakukan tur di Sinjai, Bulukumba, dan Parepare, Azhar dijadwalkan akan kembali turun ke tiga kabupaten—Soppeng, Bone, dan Wajo—pada Minggu (13/10/2024) pagi.
Tur ini dilakukan dalam rangka memperkuat dukungan di tiga daerah tersebut, sekaligus mendengarkan langsung berbagai masalah yang dihadapi masyarakat lokal.
Baca Juga :
Azhar, yang juga merupakan Ketua DPW PKB Sulsel, akan bertemu dengan warga setempat, pemangku adat, serta para tokoh masyarakat dan agama.
Kunjungan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, dengan agenda utama adalah mendengar dan mencari solusi atas problem yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama di sektor pertanian dan ekonomi desa.
Menurut Muhammad Haekal, Sekretaris DPW PKB Sulsel, pertemuan ini akan membahas visi dan misi pasangan calon Danny Pomanto dan Azhar Arsyad (DIA), yang menawarkan program pembangunan merata, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Haekal menegaskan bahwa salah satu keluhan utama masyarakat pedesaan adalah kurangnya perhatian pada sektor pertanian setelah masa panen.
“Selama ini, para petani memang menerima subsidi pupuk dan alat produksi, tetapi setelah panen, harga hasil pertanian seringkali anjlok dan tidak ada intervensi dari pemerintah,” jelas Haekal.
“Pasangan DIA memberikan solusi nyata melalui skema offtaker yang akan membeli hasil panen petani dengan harga layak, sehingga kesejahteraan petani lebih terjamin.”
Lebih lanjut, Haekal menambahkan bahwa program ini sesuai dengan visi DIA untuk menciptakan pembangunan desa yang merata dan berkelanjutan.
Kampanye ini diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi masyarakat pedesaan yang selama ini merasa terabaikan oleh kebijakan pemerintah.
Azhar Arsyad dijadwalkan akan mengunjungi pondok pesantren, rumah-rumah warga, serta sejumlah titik strategis lainnya di Soppeng, Bone, dan Wajo untuk mendengar secara langsung keluhan dan aspirasi masyarakat.
Dengan intensitas kampanye yang tinggi, pasangan DIA optimistis dapat meraih kemenangan dalam Pemilihan Gubernur Sulsel pada 27 November 2024.
“Kami semakin yakin, setelah banyak mendengar langsung suara rakyat, pasangan DIA adalah solusi yang ditunggu-tunggu masyarakat Sulsel. Kami membawa gagasan besar untuk perubahan nyata,” tutup Haekal.



Komentar