Makassar, Trotoar.id – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar ke-417 diwarnai dengan semangat refleksi dan perencanaan masa depan yang lebih baik.
Mengusung tema “Makassar Tangguh, Sejahtera, Bahagia,” Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, menyampaikan bahwa momentum ini penting untuk mengevaluasi capaian pembangunan kota dan menetapkan langkah strategis ke depan.
Acara berlangsung pada Sabtu (9/11/2024) di Tribun Karebosi dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, pemangku kepentingan, serta tamu undangan, termasuk perwakilan dari negara-negara sahabat seperti Australia, Malaysia, dan Kroasia.
Baca Juga :
Dalam sambutannya, Andi Arwin Azis menegaskan bahwa peringatan HUT ini bukan hanya ajang seremonial, tetapi juga menjadi titik refleksi.
“Perayaan ini menjadi momen untuk mengevaluasi pencapaian setahun terakhir, mengidentifikasi tantangan, dan merumuskan solusi efektif demi tercapainya visi kota yang lebih maju,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andi Arwin menjelaskan tiga elemen penting dari tema tahun ini: Makassar Tangguh, Makassar Sejahtera, dan Makassar Bahagia.
Makassar Tangguh melambangkan daya juang dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana dan dampak sosial-ekonomi.
“Semangat ini tercermin dalam berbagai inovasi dan kolaborasi yang terus dikembangkan untuk kemajuan kota,” tutur Andi.
Sementara itu, Makassar Sejahtera mencerminkan komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pemerintah kota, lanjut Andi, berupaya menyediakan layanan kesehatan yang terjangkau, akses pendidikan berkualitas, serta peluang ekonomi yang mendorong peningkatan pendapatan per kapita.
Sedangkan Makassar Bahagia menggarisbawahi cita-cita untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan nyaman bagi seluruh warga.
Penghargaan internasional sebagai salah satu kota paling bahagia di dunia, menurut laporan Institute Quality of Life asal Inggris, menjadi pengakuan atas upaya Kota Makassar dalam membangun kota yang inklusif.
Makassar tercatat dalam daftar Happy City Index dengan peringkat ke-234 dari 250 kota, satu-satunya kota di Indonesia yang masuk dalam indeks ini dengan kategori Bronze.
Selain itu, Andi Arwin juga mengapresiasi kehadiran budaya dan adat dalam seluruh rangkaian acara HUT.
“Kita ingin mengangkat kembali kejayaan budaya lokal di tengah arus globalisasi, sehingga setiap perayaan memiliki makna yang mendalam dan tidak hanya bersifat seremonial,” ujarnya.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekda Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua DPRD Sulsel, perwakilan Forkopimda, sejumlah wali kota dan wakil wali kota yang pernah menjabat, serta tokoh masyarakat dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi.
Perwakilan kementerian, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan komunitas penyandang disabilitas turut meramaikan acara, menandakan dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat.




Komentar