Makassar, Trotoar.id – Pj Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, memimpin peringatan Hari Pahlawan yang digelar khidmat di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (11/11).
Dalam amanatnya, Arwin menekankan pentingnya refleksi makna kepahlawanan sebagai inspirasi bagi setiap pemimpin, baik dalam berperan untuk kemajuan bangsa maupun dalam menghadapi tantangan modern.
Pada kesempatan tersebut, Arwin menyampaikan pesan Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang mengajak peserta upacara untuk meneladani semangat para pahlawan dalam konteks masa kini.
Baca Juga :
Dengan mengusung tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu,” Hari Pahlawan tahun ini mengajak masyarakat untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa, terinspirasi dari ketulusan dan semangat juang para pendahulu.
“Teladani Pahlawanmu berarti kita perlu mengadopsi semangat pengorbanan dan pengabdian para pahlawan dalam tindakan dan pemikiran kita. Sedangkan, Cintai Negerimu mengingatkan bahwa setiap kontribusi yang kita berikan, sekecil apa pun, haruslah bermanfaat bagi masyarakat dan negara,” jelas Arwin.
Arwin juga menyoroti bahwa semangat kepahlawanan harus diwujudkan melalui solidaritas dan kesetiakawanan sosial.
Ia menekankan pentingnya persatuan dan rasa cinta pada bangsa yang diwujudkan dalam bentuk kerja sama antarmasyarakat.
“Di tengah kompleksitas dunia global saat ini, bentuk cinta terhadap negara adalah dengan menguatkan persaudaraan dan menjaga persatuan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Arwin membahas transformasi makna kepahlawanan dari masa ke masa.
Menurutnya, jika dulu pahlawan berjuang melawan kolonialisme, kini masyarakat dihadapkan pada tantangan kemiskinan dan kebodohan yang menjadi akar permasalahan sosial.
Arwin mengajak semua pihak untuk mengaktualisasikan nilai-nilai kepahlawanan dalam bentuk inovasi dan dedikasi untuk kesejahteraan masyarakat.
“Perjuangan fisik mungkin telah usai, tetapi perjuangan untuk menjadikan Indonesia bangsa yang bermartabat dan sejahtera masih berlangsung.
Kepahlawanan masa kini adalah kepahlawanan yang mewujudkan kesejahteraan, pendidikan, dan inklusi sosial untuk semua,” tambahnya.
Arwin menutup amanatnya dengan mengajak masyarakat Makassar untuk tidak hanya sekadar merayakan Hari Pahlawan, tetapi juga menerapkan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap momentum ini menjadi pemicu semangat baru bagi bangsa, khususnya warga Makassar, untuk berkontribusi dalam membangun lingkungan dan masyarakat yang lebih baik.
“Mari kita mulai dari diri sendiri, dari tindakan kecil yang bermanfaat bagi sekitar. Jadikan nilai kepahlawanan sebagai inspirasi untuk berbuat yang terbaik demi kemajuan bersama,” pungkas Arwin.




Komentar