Luwu Utara, Trotoar.id – Untuk mendorong peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Luwu Utara menyelenggarakan Pekan Kreativesia Pemuda Luwu Utara.
Ajang ini menjadi platform untuk menampilkan bakat-bakat terbaik pemuda di bidang seni, teknologi, dan kepemimpinan.
Kepala Bidang Pemuda Disporapar, Sulkifli Indra Arman, menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memaksimalkan kontribusi pemuda dalam mendukung daya saing daerah.
Baca Juga :
“Ini adalah kesempatan bagi pemuda untuk menunjukkan potensi mereka dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ajang ini juga menjadi langkah nyata untuk melibatkan pemuda dalam pelestarian budaya lokal,” ujar Sulkifli di Masamba, Rabu (11/12/2024).
Lebih lanjut, Sulkifli menyoroti pentingnya menjaga identitas budaya lokal di tengah derasnya pengaruh globalisasi, termasuk di ruang digital.
“Melalui karya seni dan kreativitas, pemuda dapat memperkenalkan dan melestarikan budaya Luwu Utara. Ini adalah cara kita menghadapi tantangan globalisasi sekaligus menjaga warisan lokal,” tambahnya.
Ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Desember 2024 di Hotel Bukit Indah, Masamba, ini akan menampilkan empat kategori lomba:
- Cinematography – Membuat film pendek yang menggambarkan kreativitas dan inovasi.
- Lomba Nyanyi Solo – Menampilkan bakat menyanyi putra-putri Luwu Utara.
- Lomba Model – Memperagakan busana lokal yang mencerminkan budaya Luwu Utara.
- Pemuda Pelopor – Mengapresiasi gagasan inovatif di bidang pendidikan, sosial, lingkungan, dan ekonomi.
Pendaftaran lomba telah dibuka sejak 4 Desember dan akan ditutup pada 14 Desember 2024.
“Kami mengundang semua pemuda berbakat untuk ikut berpartisipasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi katalis dalam membangun sinergi antara pemerintah dan pemuda demi kemajuan bersama,” kata Sulkifli.
Pekan Kreativesia Pemuda Luwu Utara diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk menguatkan kolaborasi antar pemuda dan pemerintah dalam menghadapi tantangan pembangunan sekaligus mempromosikan budaya lokal ke kancah yang lebih luas. (LHr)




Komentar