Uang Palsu

Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu di Dalam Kampus UINAM

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 13 Desember 2024 18:25

Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu di Dalam Kampus UINAM

Gowa, Trotoar.id Polres Gowa berhasil mengungkap jaringan pembuatan dan peredaran uang palsu yang beroperasi di Kampus Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM).

Pabrik uang palsu tersebut ditemukan di lantai tiga gedung perpustakaan Kampus 2 UINAM di Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Penggerebekan yang dilakukan pada Jumat (13/12/2024) ini mengungkap uang palsu senilai miliaran rupiah serta alat cetak yang digunakan dalam produksi.

Sejumlah pihak diamanahkan dalam kasus uang palsu, termasuk kepala Perpustakaan, sejumlah pegawai, termasuk seorang oknum dosen, diamankan pihak kepolisian karena diduga terlibat dalam sindikat tersebut.

Kasus ini terkuak setelah salah satu nasabah lembaga pembiayaan BUMN melaporkan temuan uang palsu yang digunakan untuk pembayaran.

Laporan tersebut ditindaklanjuti oleh kepolisian, yang kemudian melakukan penyelidikan mendalam hingga berhasil mengungkap jaringan ini.

Rektor UINAM, Prof. Hamdan Juhannis, menyatakan pihaknya belum dapat memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini.

“Maaf, saya belum bisa menyampaikan apa-apa karena belum ada penyampaian resmi dari polisi ke kampus,” ungkapnya.

Namun, Prof. Hamdan menegaskan komitmen kampus untuk memberikan sanksi akademik tegas kepada pihak yang terbukti melanggar hukum.

“Jika terbukti ada pelanggaran, kami akan mengambil tindakan sesuai aturan akademik,” tambahnya.

Kepolisian masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengidentifikasi sejauh mana uang palsu tersebut telah beredar.

Diduga kuat, uang palsu hasil produksi sindikat ini sudah menyebar luas di masyarakat.

“Kasus ini masih dalam tahap pengembangan. Jika ada hasil dari tim Reskrim, kami akan segera sampaikan,” ujar Iptu Kusman Jaya, Kasi Humas Polres Gowa.

Kasus ini tidak hanya merusak reputasi kampus, tetapi juga memunculkan kekhawatiran tentang integritas institusi pendidikan.

Kampus diharapkan segera melakukan evaluasi internal untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari rangkaian kasus serupa di Indonesia, setelah sebelumnya Bareskrim Polri membongkar pabrik uang palsu senilai Rp1,2 miliar di Bekasi.

Keberhasilan Polres Gowa membongkar jaringan di lingkungan akademik ini menegaskan perlunya pengawasan lebih ketat di berbagai sektor masyarakat.

Penulis : Upuq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 Mei 2026 22:43
Kafilah MTQ Makassar Raih 47 Juara, Wali Kota Munafri Arifuddin Berikan Bonus
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memberikan apresiasi berupa bonus kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Makassar yang ...
Olahraga09 Mei 2026 22:32
Munafri Arifuddin Buka Sipakracca MMA Sulsel, 100 Atlet Siap Bertarung Menuju Level Dunia
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong prestasi olahraga dengan menjadi tuan rumah turnamen perdana Si...
Metro09 Mei 2026 21:06
Pemkot Makassar Terapkan Sistem Merit Berbasis Digital, Munafri Tegaskan Karier ASN Harus Transparan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong reformasi birokrasi melalui penerapan sistem merit berbasis digital dalam pengelolaa...
Daerah09 Mei 2026 21:04
Bupati Sidrap Dorong Petani Modern, Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi Jadi Kunci
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa transformasi menuju petani modern harus ditopang oleh ko...