Kementan

Mentan dan Kapolri Bahas Strategi Swasembada Jagung Nasional

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 12 Januari 2025 17:41

Mentan dan Kapolri Bahas Strategi Swasembada Jagung Nasional

Jakarta, Trotoar.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mendiskusikan langkah strategis menuju swasembada jagung nasional.

Meskipun pertemuan ini berlangsung tanpa perencanaan formal, kedua tokoh tersebut memanfaatkan momen untuk merumuskan program tanam jagung serentak yang melibatkan peran aktif anggota Polri.

Dalam pertemuan yang berlangsung santai namun produktif pada Minggu (12/1/2025), Mentan Amran menyebut diskusi tersebut sangat konstruktif. “Diskusi jagung. Sangat positif,” ujarnya melalui pesan singkat.

Program tanam jagung serentak dirancang untuk memanfaatkan lahan kering dan perkebunan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Targetnya, lahan seluas 1,7 juta hektare akan ditanami jagung, dengan potensi tambahan produksi hingga 4 juta ton. Angka ini diproyeksikan dapat meningkatkan produksi jagung nasional hingga 25 persen dari kondisi saat ini.

Sejumlah provinsi strategis seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Jawa Tengah menjadi prioritas utama dalam implementasi program ini.

Tidak hanya fokus pada produksi, pemerintah juga akan memperkuat dukungan infrastruktur, termasuk penyediaan benih unggul, sistem irigasi, dan sarana produksi lainnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit menegaskan komitmen Polri sebagai mitra strategis dalam program ini.

Polri akan mendukung distribusi sarana produksi dan memastikan pelaksanaan program berjalan lancar, terutama di wilayah-wilayah sentra produksi.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional sekaligus memberdayakan petani.

Dengan sinergi antara Kementerian Pertanian, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, pemerintah optimistis target swasembada jagung dapat tercapai.

Selain meningkatkan produksi, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani, stabilitas harga pangan, dan ketahanan ekonomi nasional secara keseluruhan.

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah28 Agustus 2026 22:23
KleponHolic dan Cerita UMKM yang Saling Menguatkan di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id — Sebuah produk kuliner tak pernah benar-benar lahir dari satu tangan. Di balik seporsi kue yang sampai ke meja pelanggan, ada pe...
Politik28 Agustus 2026 19:18
NasDem Sulsel Konsolidasi 257 Kader, Siapkan Strategi Hadapi Tahapan Pemilu 2027
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik menghadapi tahapan Pemilu yang dijadwalkan bergulir mulai awal ...
Daerah28 Agustus 2026 17:15
Gubernur Andi Sudirman Lepas 500 Offroader, Pesan Jaga Lingkungan dan Keselamatan
MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melepas sekitar 500 peserta Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 d...
Metro28 Agustus 2026 16:18
Munafri Ajukan Pembaruan Perda Aset Daerah, Tata Kelola Barang Milik Pemkot Makassar Diperketat
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong pembaruan tata kelola barang milik daerah untuk memperkuat kepastian hukum, ak...