Pemprov Sulsel

Prof Fadjry Djufry Hadiri Pleno Penetapan Gubernur Sulsel Terpilih, Apresiasi Pilkada Damai

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 05 Februari 2025 23:34

Prof Fadjry Djufry Hadiri Pleno Penetapan Gubernur Sulsel Terpilih, Apresiasi Pilkada Damai

Makassar, Trotoar.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Fadjry Djufry, menghadiri Rapat Pleno Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Terpilih yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel di Hotel Claro Makassar, Rabu malam (5/2/2025).

Dalam rapat pleno tersebut, Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi secara resmi ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan terpilih.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, serta berbagai unsur pemerintahan dan keamanan, menandai momen penting dalam proses demokrasi di Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Evaluasi PPKM Luar Pulau Jawa-Bali, Daerah Sulsel Terapkan PTM Sesuai SKB dan Diskresi SKB

Dalam sambutannya, Prof. Fadjry Djufry menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi atas kemenangan mereka.

Ia juga mengapresiasi seluruh kandidat yang telah berkompetisi dalam Pilkada Sulsel 2024, serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu.

“Terima kasih kepada KPU Sulsel, Bawaslu Sulsel, Kapolda Sulsel, Kejati Sulsel, Pangdam Hasanuddin, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pemilihan kepala daerah di Sulsel,” ujar Prof. Fadjry.

Ia menyoroti keberhasilan Sulsel dalam menciptakan suasana pilkada yang aman dan kondusif, meskipun sebelumnya diprediksi sebagai salah satu provinsi dengan potensi kerawanan tinggi.

Baca Juga  Serahkan Bantuan Penanganan Covid-19, Nurdin Abdullah Beri Semangat Tim Gugus Kabupaten Luwu

“Sulsel semula diperkirakan menjadi provinsi paling rawan dalam Pilkada. Namun, berkat sinergi dan kolaborasi semua pihak, kita justru menjadi provinsi dengan tingkat keamanan tertinggi kedua di Indonesia selama Pilkada serentak,” ungkapnya.

Prof. Fadjry juga menegaskan bahwa keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik.

“Kita boleh berbeda pilihan, warna, dan baju, tetapi kita tetap satu. Kita tetap menjaga kedamaian dan ketertiban, membuktikan bahwa demokrasi bisa berjalan tanpa perpecahan,” tambahnya.

Baca Juga  Ayahanda Bupati Bulukumba Wafat, Ratusan Orang Melayat di Rumah Duka Tanete

Sementara itu, Gubernur Sulsel terpilih, Andi Sudirman Sulaiman, menyatakan kesiapannya untuk menjalani tahapan selanjutnya sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Alhamdulillah, proses penetapan telah berjalan lancar. Setelah ini, kita akan mengikuti tahapan berikutnya, termasuk pleno di DPRD. Semua proses akan dijalankan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” ujar Andi Sudirman.

Dengan selesainya penetapan ini, pemerintahan baru di Sulsel akan segera memasuki tahap persiapan pelantikan dan perumusan kebijakan strategis untuk periode kepemimpinan mendatang.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik29 Oktober 2026 15:36
Usman Marham Turun Kawal Musda Golkar Pinrang dan Enrekang, Pastikan Konsolidasi Sesuai Juklak
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di Kabupaten Pinrang dan Enrekang yang dijadwalkan berlangsung ...
Parlemen28 Oktober 2026 20:49
Perjuangkan Hak Daerah atas Keuntungan Tambang, Pansus DPRD Sulsel Temui Kementerian ESDM
JAKARTA, Trotoar.id — Sulawesi Selatan tidak boleh hanya menjadi wilayah eksploitasi sumber daya alam tanpa memperoleh manfaat yang optimal bagi pem...
Metro28 Oktober 2026 20:34
Naoemi Octarina Dukung Sekolah Rakyat, Perkuat Akses Pendidikan dan Masa Depan Anak
MAKASSAR, Trotoar.id — Pendidikan menjadi salah satu kunci untuk memutus mata rantai ketimpangan sosial dan membuka peluang masa depan yang lebih ba...
Daerah28 Oktober 2026 17:08
Barru Bidik Investasi Rp1,7 Triliun, Sekda Teken LoI Pembangunan Pabrik Bawang Putih
MAKASSAR, Trotoar.id — Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, membidik peluang investasi senilai Rp1,7 triliun melalui rencana pembangunan pabrik pengol...