Makassar, Trotoar.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sekda Sulsel), Jufri Rahman, secara resmi membuka Ramadhan Fest Andalan Hati, sebuah festival yang didedikasikan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Acara ini berlangsung di halaman Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel pada Selasa, 11 Maret 2025, dan akan digelar hingga 15 Maret 2025.
Dalam sambutannya, Jufri Rahman menekankan pentingnya acara ini sebagai wadah silaturahmi bagi pelaku usaha serta sebagai upaya konkret dalam membangun dan memperkuat ekosistem UMKM di Sulawesi Selatan.
“Acara ini bukan sekadar ajang pertemuan, tetapi juga bagian dari ikhtiar kita untuk mendukung UMKM agar semakin berkembang dan berkontribusi bagi perekonomian daerah,” ujar Jufri Rahman.
Ia juga mengapresiasi inisiatif Dinas Koperasi dan UKM Sulsel yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari amaliah Ramadan.
Menurutnya, dukungan terhadap UMKM bukan hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian sosial yang bernilai ibadah.
“Kegiatan ini adalah bagian dari amaliah Ramadan yang insya Allah akan membawa keberkahan, baik bagi para pelaku usaha maupun seluruh pihak yang mendukungnya,” tambahnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Ashari Radjamilo, menyampaikan bahwa Ramadhan Fest Andalan Hati merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk memasarkan dan memperkenalkan produk UMKM Sulsel kepada masyarakat luas.
“Kami ingin memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang. Oleh karena itu, seluruh booth yang tersedia diberikan secara gratis tanpa biaya sewa,” jelas Ashari.
Ia juga menegaskan bahwa acara ini tidak menggunakan anggaran dari APBD, melainkan terlaksana melalui kerja sama dengan berbagai mitra dan sponsor.
“Sinergi dengan berbagai pihak memungkinkan kegiatan ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi UMKM lokal,” tambahnya.
Ramadhan Fest Andalan Hati tidak hanya menghadirkan bazar UMKM, tetapi juga menyajikan berbagai program menarik, seperti forum diskusi bisnis, pojok legalitas, dan klinik bisnis UMKM.
Selain itu, panitia juga menggelar berbagai lomba bagi anak-anak, seperti lomba dai cilik, adzan, dan mewarnai, dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.
Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi UMKM Sulsel untuk semakin berkembang dan mendapat perhatian lebih luas dari masyarakat serta pemangku kepentingan.
Dengan adanya dukungan berkelanjutan, UMKM di Sulsel diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah.




Komentar