Pemkot Makassar

Dinas Kebudayaan Makassar Gelar Forum Renstra 2025-2029, Perkuat Peran Budaya dalam Pembangunan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 18 Maret 2025 15:38

Dinas Kebudayaan Makassar Gelar Forum Renstra 2025-2029, Perkuat Peran Budaya dalam Pembangunan

Makassar, Trotoar.id – Dinas Kebudayaan Kota Makassar menggelar Forum Rencana Strategis (Renstra) 2025-2029 dengan tema “Kebudayaan sebagai Pilar Pembangunan Kota Makassar.” Forum ini membahas strategi penguatan seni, budaya, digitalisasi, dan pengembangan etnotourisme sebagai bagian dari pembangunan kota.

Kegiatan yang berlangsung di ruang sidang Museum Kota Makassar ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, akademisi, serta pelaku seni dan budaya.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi membuka forum dan menekankan pentingnya kebudayaan dalam pembangunan.

Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham mengingatkan bahwa kebudayaan tidak boleh tergerus oleh perkembangan zaman.

Ia mengutip pesan Presiden Republik Indonesia agar masyarakat tidak melupakan sejarah, karena sejarah merupakan bagian penting yang harus dijaga dan dilestarikan.

Kebudayaan harus tetap hidup di tengah modernisasi. Mari bersama-sama menjaga dan melestarikan warisan budaya kita,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Aliyah mengusulkan agar wisatawan yang berkunjung ke Kota Makassar diarahkan ke Museum Kota Makassar untuk meningkatkan kecintaan terhadap kebudayaan dan sejarah lokal.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkot Makassar dalam merawat serta memperbaiki museum agar tetap menarik dan menjadi pusat edukasi sejarah bagi masyarakat.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Herfida Attas, mengungkapkan bahwa forum ini bertujuan menyusun strategi agar Makassar berkembang menjadi kota tua yang lebih hidup melalui konsep etnotourisme.

Kami ingin membahas rancangan awal strategi ini dengan berbagai pihak agar sejalan dengan visi Makassar MULIA,” kata Andi Herfida.

Ia berharap forum ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kebudayaan sebagai elemen integral dalam pembangunan Kota Makassar.

Usai forum, Wakil Wali Kota Makassar menyempatkan diri berkeliling Museum Kota Makassar untuk melihat berbagai koleksi sejarah, seperti rempah-rempah khas Makassar (buah pala dan cengkeh), peluru meriam, serta dokumen sejarah.

Museum ini juga memajang deretan lukisan para wali kota yang pernah memimpin Makassar dari masa ke masa.

Diharapkan melalui forum ini, kebudayaan dapat terus dilestarikan dan dimanfaatkan sebagai potensi pembangunan berkelanjutan di Kota Makassar.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro03 September 2026 23:57
Logo HUT ke-419 Makassar Tak Bisa Asal Jadi, Desainer Wajib Lolos Seleksi Portofolio
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar tidak ingin logo Hari Jadi ke-419 Kota Makassar lahir sekadar dari kompetisi desain. Tahun ini, pros...
Metro03 September 2026 23:51
Gubernur Sulsel Beber 4 Keunggulan MYP Rp3,7 Triliun: Kualitas Terjaga, Anggaran Lebih Efisien
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengandalkan skema Multi Years Project (MYP) untuk mengejar ketuntasan pembangunan infra...
Metro03 September 2026 23:40
Jembatan Kembar Barombong Dikebut Appi, Tiga Bidang Lahan Masih Diperebutkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Keinginan Pemerintah Kota Makassar mempercepat pembangunan Jembatan Kembar Barombong kembali berhadapan dengan persoalan klas...
Metro03 September 2026 23:36
Bupati Sidrap Pangkas Anggaran Tak Bermanfaat, APBD Perubahan 2026 Harus Kembali ke Rakyat
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memberikan penekanan keras dalam penyusunan APBD Perubahan Tahun Anggaran...