Makassar, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam merangkul berbagai elemen masyarakat, khususnya organisasi keagamaan, sebagai mitra strategis dalam pembangunan kota.
Komitmen ini disampaikan saat menerima audiensi jajaran pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Makassar di ruang kerjanya, Balai Kota Makassar, pada Senin (7/7/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Aliyah menyampaikan apresiasinya atas kontribusi LDII melalui delapan kluster program kerja yang dinilainya sangat selaras dengan arah pembangunan Kota Makassar, khususnya dalam bidang pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, dan pembinaan generasi muda.
Baca Juga :
“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menyatukan visi membangun kota. Pemerintah Kota Makassar menyambut baik niat LDII untuk bersinergi dalam mendukung program-program prioritas yang menyentuh langsung masyarakat,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Aliyah juga menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) LDII untuk pembentukan kepengurusan baru.
Ia berharap, pasca Musdalub, akan lahir kolaborasi konkret antara Pemerintah Kota dan LDII yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Setelah kepengurusan terbentuk, mari kita duduk bersama membicarakan bentuk kolaborasi yang langsung menyentuh masyarakat. Pemerintah selalu terbuka terhadap kerja sama yang membawa dampak positif,” tegasnya.
Lebih jauh, Aliyah mengajak LDII dan organisasi keagamaan lainnya untuk turut menjadi garda terdepan dalam pembinaan moral dan spiritual anak-anak serta remaja.
Ia mendorong lahirnya lebih banyak program yang dapat menanamkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keagamaan dan masjid.
“Kita ingin anak-anak Makassar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan mencintai masjid. Ini memerlukan kerja bersama. LDII memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam membangun generasi yang religius dan berkarakter,” ujarnya.
Audiensi ini turut dihadiri oleh pejabat Pemerintah Kota Makassar, antara lain Kepala Badan Kesbangpol, Fathur Rahim, dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Moh. Syarief.
Sementara dari pihak LDII hadir Ketua LDII Kota Makassar H. Asdar Mattiro, beserta para wakil ketua: Ramlan Zulkarnain, Jawiana Saokani, Mira Nila Kusuma Dewi, dan Sekretaris, Apt. Muhammad Khaerul Nur.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan posisinya sebagai entitas yang inklusif dan terbuka terhadap semua organisasi keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat misi bersama menuju Makassar sebagai kota religius, berkarakter, dan harmonis.




Komentar