KNPI Sulsel

KNPI Sulsel Desak Polda Usut Tuntas Aksi Penyerangan di Kampus Makassar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 25 Juli 2025 18:48

Dr Surahman Batara—Dosen Universitas Muslim Indonesia. (Ist)
Dr Surahman Batara—Dosen Universitas Muslim Indonesia. (Ist)

MAKASSAR, Trotoar.id — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan angkat suara terkait eskalasi ketegangan yang terjadi di sejumlah kampus di Kota Makassar sejak kemarin, Kamis (24/7/2025).

Aksi penyisiran oleh sekelompok mahasiswa yang membawa senjata tajam dan menyasar mahasiswa dari daerah tertentu di Sulsel memicu keresahan luas di kalangan civitas akademika dan masyarakat.

Ketua DPD I KNPI Sulsel, Andi Surahman Batara, mendesak aparat kepolisian — khususnya Polda Sulsel — agar segera mengambil langkah tegas dan terukur untuk mengusut tuntas insiden tersebut.

“Kami mendesak Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono agar bertindak cepat dan strategis menciptakan situasi keamanan yang kondusif, khususnya di wilayah kampus yang harusnya jadi tempat aman untuk belajar,” ujar Surahman kepada awak media, Jumat (25/7/2025).

Menurutnya, stabilitas sosial di kota besar seperti Makassar sangat bergantung pada pendekatan kepolisian yang humanis namun tetap tegas terhadap potensi konflik.

Baca Juga  Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Jadi Jaksa Penuntut Umum Kasus Predator Seks Herry Wirawan, Ini Keterangannya

Andi Surahman, yang juga mantan Ketua Umum Badko HMI Sulselbara, menyarankan agar pendekatan represif tidak menjadi satu-satunya solusi.

Ia mengusulkan agar Polda Sulsel segera memfasilitasi dialog terbuka antar kelompok mahasiswa yang diduga terlibat.

“Pertemuan terbuka yang melibatkan tokoh masyarakat dan aparat kepolisian dapat menjadi ruang mediasi untuk membangun kembali rasa saling percaya,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah ini bukan hanya meredam konflik sementara, tetapi juga menguatkan kolaborasi dalam menjaga keamanan bersama.

Baca Juga  Presiden Jokowi Serahkan 2.000 Paket Sembako dan 1.000 Masker ke Warga Makassar

Lebih lanjut, Surahman menekankan pentingnya peran Polda Sulsel sebagai figur pemersatu yang tidak hanya hadir saat situasi memburuk, tetapi juga aktif mencegah konflik sejak dini.

“Kapolda harus bisa menjadi jembatan dan teladan bagi anak muda. Jangan hanya diam. Generasi muda kita perlu dirangkul dan dibina, bukan dibiarkan tumbuh dalam ruang konflik,” tegasnya.

KNPI Sulsel juga siap mendukung penuh upaya pendekatan preventif berbasis edukasi dan komunikasi intensif terhadap kelompok pemuda di Makassar.

Baca Juga  Kapolda Sulsel Datangi Mako Brimob Parepare, Ada Apa?

Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI Sulsel mengajak seluruh elemen masyarakat — tokoh adat, akademisi, hingga organisasi mahasiswa — untuk tidak terpancing provokasi dan bersama menciptakan suasana damai.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Ini tugas kolektif. Kita semua harus menjadi bagian dari solusi,” pungkas Andi Surahman.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...