LUWU UTARA, Trotoar.id — Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh objek wisata di Kabupaten Luwu Utara diminta menghadirkan nuansa kemerdekaan untuk menciptakan atmosfer yang patriotik sekaligus menarik minat pengunjung.
Permintaan tersebut disampaikan oleh Kepala UPT Pengelolaan Objek Wisata Disporapar Luwu Utara, Lukman, dalam pertemuan dengan petugas pengelola objek wisata se-kabupaten, yang digelar di Ruang Rapat Kantor UPT Pariwisata, belum lama ini.
“Suasana kemerdekaan harus bisa kita hidupkan juga di tempat wisata. Ini untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan membuat wisata kita punya daya tarik emosional yang kuat,” ujar Lukman.
Baca Juga :
Menurut Lukman, selain menjadi sarana hiburan, objek wisata juga bisa menjadi ruang edukasi sejarah dan refleksi perjuangan para pahlawan.
“Objek wisata bukan sekadar tempat selfie atau santai, tapi juga bisa menjadi ruang yang membangkitkan kesadaran akan sejarah bangsa. Pengunjung bisa menikmati keindahan sambil mengenang perjuangan para pahlawan,” ucapnya.
Ia juga menekankan bahwa penyematan atribut kemerdekaan seperti bendera merah-putih, umbul-umbul, baliho bernuansa HUT RI, serta aktivitas bertema kemerdekaan di lokasi wisata akan memberikan kesan berbeda dan membuat pengunjung lebih betah dan terhubung secara emosional.
Tak hanya dekorasi, Lukman juga meminta pengelola objek wisata untuk berinovasi menghadirkan kegiatan kreatif bertema kemerdekaan, seperti: Lomba rakyat khas 17-an.
Pertunjukan seni dan budaya lokal bertema nasionalisme, Spot foto kemerdekaan yang Instagramable, Diskon khusus bagi pengunjung berpakaian merah-putih.
“Silakan berkreasi. Yang penting, suasana kemerdekaan terasa, pengunjung senang, dan semangat gotong royong ikut bangkit,” ujarnya.
Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Andi Abdullah Rahim yang menginginkan seluruh kecamatan dan desa di Luwu Utara merayakan HUT ke-80 RI secara meriah, inklusif, dan penuh semangat kebersamaan.
“Kami ingin seluruh masyarakat bisa ikut merasakan kemeriahan kemerdekaan, termasuk saat mereka berkunjung ke tempat-tempat wisata. Ini momentum yang tak boleh kita lewatkan begitu saja,” tutur Lukman.
Dengan wajah objek wisata yang dihiasi semangat merah-putih, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap jumlah kunjungan wisata meningkat dan turut mendorong pemulihan ekonomi berbasis pariwisata lokal.
“Kalau nuansanya kuat dan berkesan, pengunjung pasti akan datang lagi dan membagikan pengalamannya di media sosial. Ini bisa jadi promosi gratis juga untuk kita,” kata Lukman menutup arahannya.




Komentar