Menteri pertanian

Bahas Kerja Sama di Bidang Ketahanan Pangan Mantan Dampingi Presiden Prabowo Jamu Presiden Peru

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 11 Agustus 2025 20:54

Bahas Kerja Sama di Bidang Ketahanan Pangan Mantan Dampingi Presiden Prabowo Jamu Presiden Peru

JAKARTA, Trotoar.id — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam pertemuan bilateral bersejarah dengan Presiden Republik Peru, Dina Ercilia Boluarte Zegarra, di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/8/2025).

Pertemuan ini tak sekadar seremoni. Momen tersebut menandai 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia Peru sekaligus kunjungan perdana Presiden Peru ke Indonesia, menjadi tonggak baru penguatan kerja sama strategis di berbagai sektor, terutama ketahanan pangan.

Turut hadir mendampingi Presiden Prabowo antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Presiden Prabowo menegaskan, pembahasan utama kedua negara difokuskan pada kolaborasi ketahanan pangan, perdagangan, pertambangan, transisi energi, perikanan, dan pertahanan.

“Hari ini kita menandatangani deklarasi bersama untuk memperkuat kerja sama strategis, termasuk sektor pangan. Kami yakin Indonesia dan Peru akan bekerjasama secara produktif dan saling menguntungkan,” ujar Prabowo.

Dalam pertemuan itu, kedua negara juga meresmikan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) Indonesia–Peru, yang rampung hanya dalam 14 bulan pembahasan.

Perjanjian ini diharapkan membuka akses pasar lebih luas, termasuk untuk produk pertanian unggulan.

Presiden Dina menyebut kerja sama pertanian sebagai pilar strategis kemitraan.

Ia mengungkapkan, setelah anggur dan quinoa, kini blueberry asal Peru siap masuk pasar Indonesia.

“Peru adalah salah satu eksportir utama buah segar dan superfood dunia. Kami bangga bisa menghadirkan produk-produk berkualitas untuk konsumen Indonesia,” ujarnya.

Peru memandang Indonesia sebagai mitra dagang terbesar keenam di Asia, sementara Indonesia menempatkan Peru sebagai tujuan ekspor utama keempat di Amerika Latin dan Karibia

Mentan Andi Amran Sulaiman menilai momentum ini sangat strategis untuk memperluas ekspor pertanian Indonesia.

“Kita akan kembangkan pertanian cerdas (smart agriculture), meningkatkan kapasitas SDM pertanian, dan memperluas akses pasar. Harapannya hubungan ini memberi keuntungan nyata bagi kedua negara,” tegas Amran.

Indonesia–Peru telah memiliki Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama pertanian yang mencakup inovasi teknologi, pengembangan produk unggulan, dan peningkatan daya saing ekspor.

Dengan komitmen ini, Indonesia dan Peru siap melangkah bersama memastikan ketahanan pangan global, memperluas perdagangan, dan mempererat persahabatan lintas benua.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro10 Juli 2026 16:00
Aliyah Mustika Ilham Terima Tiga Kepala Daerah, Bahas Kolaborasi UMKM hingga Pengentasan Kemiskinan
Makassar, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi tiga kepala daerah, yakni Bupati ...
Metro10 Juli 2026 15:57
Pemkot Makassar Tata Pasar Senggol, Kini Lebih Rapi, Tertib, dan Nyaman
Makassar, Trotoar.id— Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Pasar Makassar Raya terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kawasan perdagan...
Parlemen10 Juli 2026 15:54
DPRD Sulsel Soroti Proyek Bendung Lalengrie Ujung Lamuru, Dinilai Mubazir dan Layak Diaudit
Makassar, Trotoar.id — Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Asni, menilai penganggaran proyek bendung di...
Daerah10 Juli 2026 15:48
Sri Suparni Bahlil Salurkan Bantuan Energi di Barru, Dorong Akses Listrik dan Penerangan Berbasis Energi Terbarukan
BARRU, Trotoar.id — Penasehat DPW Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sri Suparni Bahlil, menyerahkan bantuan Penerangan Jalan Umum T...