Pemprov Sulsel

SAT SET’MA RSUD Haji Makassar Sukses Terbitkan Dokumen Pasien Stunting

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 26 Agustus 2025 16:45

SAT SET’MA RSUD Haji Makassar Sukses Terbitkan Dokumen Pasien Stunting

MAKASSAR, Trptoar.id – Inovasi Sadar Tolak Stunting Terpadu di Mamminasata (SAT SET’MA) kembali menunjukkan hasil nyata.

Program unggulan UPT RSUD Haji Makassar ini sukses membantu penerbitan dokumen kependudukan lengkap bagi seorang pasien stunting hanya dalam waktu kurang dari 2×24 jam.

Pasien berinisial MAH kini telah memiliki Akte Kelahiran, Kartu Keluarga, dan Kartu JKN, sehingga lebih mudah mengakses layanan kesehatan yang membutuhkan dokumen resmi sebagai syarat utama.

Keberhasilan ini sekaligus menjawab salah satu kendala besar penanganan stunting, yakni keterbatasan akses layanan kesehatan akibat tidak adanya dokumen administrasi kependudukan.

Direktur UPT RSUD Haji Makassar, Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin, Sp.KK., M.Kes., menegaskan komitmen rumah sakit dalam mendukung percepatan penanganan stunting di Sulsel.

“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga soal akses pelayanan dasar. Melalui SAT SET’MA, kami memastikan setiap pasien mendapatkan hak administrasi kependudukannya agar penanganan medis berjalan maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Inovator SAT SET’MA, drg. Burhanuddin, M.Kes., menyebut capaian ini berkat kerja sama lintas sektor.

“Penerbitan dokumen kependudukan bisa terlaksana karena dukungan banyak pihak. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut untuk membantu pasien stunting lainnya,” jelasnya.

Program SAT SET’MA hadir sebagai inovasi terpadu yang bukan hanya fokus pada layanan klinis, tetapi juga mengurai hambatan administratif yang selama ini memperlambat akses kesehatan.

Sulawesi Selatan sendiri masih menghadapi prevalensi stunting yang cukup tinggi.

Pemerintah Provinsi menempatkan RSUD Haji Makassar sebagai salah satu rumah sakit rujukan dalam penanganan stunting.

Melalui inovasi ini, SAT SET’MA diharapkan dapat menjadi model pelayanan kesehatan terpadu yang replikatif dan berkelanjutan, sejalan dengan perhatian penuh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam menekan angka stunting di Sulsel.

Penulis : Addy/ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Metro02 Mei 2026 19:28
Tepat di Hardiknas, Andi Amran Sulaiman Kembali Pimpin IKA Unhas Periode 2026–2030
MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum I...
Politik02 Mei 2026 15:45
Mubes IKA Unhas: Andi Amran Sulaiman Kantongi Dukungan 84,5 Persen
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas), Muhammad Ramli Rahim, mengung...
Politik02 Mei 2026 15:41
Mubes IKA Unhas 2026 Resmi Dibuka, Jadi Momentum Strategis Arah Organisasi Alumni
MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points, Makassar...
Parlemen02 Mei 2026 15:32
Yeni Rahman Hadiri Upacara Hardiknas Sulsel 2026, Dorong Penguatan Kurikulum dan Fasilitas Sekolah
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (...