MAKASSAR, Trotoar.id – Polda Sulawesi Selatan menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 2025 yang dirangkaikan dengan doa bersama untuk mewujudkan Sulsel yang aman dan kondusif.
Acara ini berlangsung di halaman apel belakang Mapolda Sulsel, Minggu (7/9/2025) malam.
Kegiatan tersebut menghadirkan ribuan peserta, termasuk komunitas ojek online (Ojol), tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat penting daerah dan pusat.
Baca Juga :
Tercatat lebih dari 1.000 orang hadir, memenuhi area Mapolda Sulsel dalam suasana religius dan penuh keakraban.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, serta jajaran pejabat utama, seperti Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri, Irwasda Kombes Pol Ai Afriandi, dan Karo SDM Kombes Pol Aris Hariyanto.
Turut hadir Asisten II Pemprov Sulsel Dr. Ikhsan, Wakil Ketua III DPRD Sulsel Supriadi, Kasdam XIV Hasanuddin, Pangdiv III Kostrad, Kajati Sulsel yang diwakili Kapidsus, tokoh adat, tokoh agama, Ketua Mitra Kamtibmas Sulsel, serta berbagai komunitas masyarakat.
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Usman, S.Pd.I, Imam Masjid Mapolda Sulsel, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kapolda Sulsel.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Selatan.
“Pada malam ini kita berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus berdoa agar Sulsel tetap aman dan kondusif. Semoga keteladanan Rasulullah menjadi pedoman bagi kita semua, khususnya bagi insan Polri dalam melindungi dan melayani masyarakat,” ungkap Kapolda.
Ia mengingatkan bahwa tantangan keamanan saat ini tidak hanya berupa gangguan fisik, tetapi juga serangan melalui media sosial, seperti ujaran kebencian dan propaganda yang dapat memecah persatuan.
“Saat ini berbagai ujaran kebencian dan provokasi merajalela di media sosial. Saya mengajak kita semua untuk menangkal dan melawan propaganda yang mengancam persatuan bangsa, khususnya di Sulawesi Selatan,” tegasnya.
Kapolda juga menyerukan agar masyarakat selalu mengedepankan saling menghormati dan menghargai, serta mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan sejak dini.
“Mari kita bersama-sama menjaga Sulsel yang kita cintai agar tetap tenteram dan damai. Polda Sulsel selalu siap memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.
Kapolda Sulsel menjelaskan bahwa rangkaian Maulid Nabi dan doa bersama ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual dalam memohon keberkahan serta perlindungan Allah SWT untuk Sulsel.
“Semoga kegiatan ini menjadi doa kolektif kita agar Sulsel selalu diberi keamanan dan ketenteraman. Terima kasih kepada semua pihak yang hadir malam ini, ini adalah wujud komitmen kita menjaga Sulsel tetap damai,” tutup Kapolda.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan tausiah dan ceramah agama yang menekankan pentingnya persatuan dan menjaga ukhuwah di tengah masyarakat. Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti acara hingga selesai.
Melalui kegiatan ini, Polda Sulsel berharap semangat kebersamaan antara aparat keamanan dan masyarakat terus terjalin, sehingga Sulsel dapat menjadi daerah yang aman, damai, dan kondusif.



Komentar