Makassar, Trotoar.id – Ribuan warga pesisir dan daratan tumpah ruah di Dermaga Paotere, Kamis (25/9/2025), mengikuti Maulid Akbar Pesisir Makassar 1447 H/2025.
Perayaan yang dipenuhi lantunan shalawat dan doa ini berlangsung khidmat sekaligus meriah, menghadirkan nuansa religius yang berpadu dengan kehidupan laut.
Acara yang dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) bersama jajaran pejabat daerah ini diisi tausiah oleh Ustaz Das’ad Latif, yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga :
Dalam sambutannya, Munafri menyebut Maulid Akbar Pesisir sebagai wujud kedekatan pemerintah dengan masyarakat nelayan.
“Alhamdulillah kita bisa merasakan semangat perjuangan saudara-saudara kita para nelayan yang hidup berdampingan dengan damai. Perayaan ini akan kita jadikan agenda tahunan Pemkot Makassar,” tegasnya.
Appi juga berharap perayaan mendatang dapat digelar lebih meriah, dengan simbol-simbol budaya pesisir seperti perahu nelayan yang dihiasi telur Maulid berderet di sisi dermaga.
Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menekankan bahwa Maulid Akbar Pesisir adalah warisan yang harus dijaga. Menurutnya, tradisi ini bukan hanya bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan gotong royong masyarakat.
“Perayaan ini adalah identitas religius sekaligus budaya pesisir yang harus terus kita lestarikan,” ujar Aliyah.
Maulid Akbar Pesisir sendiri memiliki sejarah panjang dan pernah rutin digelar pada masa Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin (2004–2014).
Perayaan tahun ini turut dihadiri jajaran pejabat daerah, mulai dari unsur Forkopimda, pimpinan SKPD, hingga tokoh masyarakat. Suasana dermaga kian semarak dengan gemerlap lampu kapal nelayan dan lantunan shalawat yang menggema hingga malam.
Maulid Akbar Pesisir pun menjadi bukti nyata sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus mengangkat identitas pesisir sebagai bagian penting dari wajah Kota Makassar.



Komentar