Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Dorong Optimalisasi JKN, Sekda Zulkifly Targetkan UHC Non Cut Off

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 24 Oktober 2025 18:53

Pemkot Makassar Dorong Optimalisasi JKN, Sekda Zulkifly Targetkan UHC Non Cut Off
Pemkot Makassar Dorong Optimalisasi JKN, Sekda Zulkifly Targetkan UHC Non Cut Off

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pemenuhan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) guna menjaga status Universal Health Coverage (UHC). 

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, memimpin Rapat Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama dalam rangka optimalisasi program JKN di Ruang Rapat Sekda Balai Kota Makassar, Jumat (24/10).

Rapat tersebut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Makassar Muhammad Aras serta sejumlah OPD terkait. 

Hingga Oktober 2025, capaian UHC Makassar telah mencapai 99,87 persen, dan tingkat keaktifan peserta berada di angka 81,94 persen atau sekitar 1.216.879 jiwa.

Baca Juga  Sensus Ekonomi 2026 Masuk Tahap Lapangan, Wali Kota Makassar Ajak Warga Berpartisipasi

Berkat capaian tersebut, Makassar ditetapkan sebagai UHC Prioritas nasional.

 Status ini memberikan keuntungan tambahan bagi masyarakat karena peserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah kini langsung aktif, tanpa menunggu satu bulan seperti sebelumnya.

“Alhamdulillah, Makassar telah mencapai 99,87 persen kepesertaan. Karena itu Makassar masuk kategori UHC Prioritas,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Makassar, Muhammad Aras.

Meski capaian tinggi, Sekda Zulkifly menegaskan masih ada beberapa agenda prioritas yang harus diselesaikan bersama OPD dan BPJS Kesehatan, di antaranya:

  • Masih adanya anggota keluarga PBPU Pemda yang belum terdaftar (PBPU Pemda 1 KK)
  • Penyusunan dan perpanjangan PKS PBPU Pemda tahun 2026
  • Ketersediaan anggaran PBPU Pemda 2026
  • Pemenuhan kuota PBI JK (masih underkuota ± 12.519 jiwa)
  • Sinkronisasi data sosial dan kependudukan
Baca Juga  Ikut Uji Kelayakan dan Kepatutan di Golkar, Malkan Amin Ancam Posisi Suardi Saleh

“Data cadangan PBI JK harus segera diajukan melalui SIKS-NG, dan PBPU Pemda yang memenuhi kriteria sebaiknya dialihkan ke PBI JK untuk menjaga keaktifan peserta,” jelas Zulkifly.

Sekda juga menyinggung pentingnya mitigasi anggaran menyusul informasi rencana pemotongan pendapatan daerah sekitar Rp500 miliar.

“Kami harus menjaga ‘kebersihan’ anggaran untuk 2026. Jangan sampai dukungan pembiayaan untuk jaminan kesehatan terdampak. Ini menyangkut pelayanan dasar warga,” tegasnya.

Baca Juga  Bapenda Sosialisasikan Layanan Bayar Pajak 'Pakintak' di Mall Makassar

Zulkifly menegaskan bahwa data tunggal Dinas Sosial menjadi rujukan utama pemutakhiran data kepesertaan.

“Semua harus by name, by address dan berbasis verifikasi. Tidak boleh ada data ganda atau berbeda-beda sumbernya,” tambahnya.

Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disdukcapil dan BPJS Kesehatan akan memperkuat sinkronisasi data dan pelaporan agar layanan berjalan tanpa hambatan administratif. 

Selain memastikan PBPU dan PBI ter-cover, rapat juga membahas pemetaan peserta aktif maupun nonaktif.

“Pencapaian angka UHC bukan garis akhir, tapi awal dari pematangan layanan. Yang terpenting adalah keberlanjutan dan pemerataan manfaat,” tutup Zulkifly.

Penulis : Febri

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...
Metro06 November 2026 15:18
TPA Tamangapa Disiapkan Jadi Hutan Kota, Munafri dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat upaya pemulihan lingkungan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Ant...
Metro06 November 2026 15:11
Ketua TP PKK Sulsel Dorong Pembentukan Day Care dan Kelompok Peduli Lansia di Soppeng
SOPPENG, TROTOAR.ID — Perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya melalui pelayanan kesehatan. Mereka juga membutuhkan r...