Pemkot Makassar

Wali Kota Munafri di Hadapan Menag: Makassar Adalah Kota yang Toleran dan Inklusif

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 31 Oktober 2025 09:38

Wali Kota Munafri di Hadapan Menag: Makassar Adalah Kota yang Toleran dan Inklusif
Wali Kota Munafri di Hadapan Menag: Makassar Adalah Kota yang Toleran dan Inklusif

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa Makassar adalah kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan moderasi beragama, serta menjadi contoh hidup harmoni di tengah keberagaman.

Hal itu disampaikan Munafri di hadapan Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar, para tokoh lintas agama, dan pimpinan keuskupan saat menghadiri Peresmian Gereja Katedral Keuskupan Agung Makassar, di Jalan Kajaolalido, Kamis (30/10/2025).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, jajaran Forkopimda, serta ratusan jemaat dan undangan.

“Momentum ini bukan sekadar peresmian rumah ibadah yang bersejarah, tetapi juga simbol penguatan nilai-nilai keberagaman dan kebersamaan,” ujar Munafri dalam sambutannya.

Munafri menegaskan bahwa Makassar merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia bagian timur yang memiliki keragaman budaya dan keyakinan. Kondisi tersebut menjadi kekuatan dan identitas tersendiri bagi masyarakatnya.

“Kami ingin menjaga Makassar sebagai kota yang toleran, tanpa membeda-bedakan suku, agama, atau warna kulit. Ini bukti bahwa keberagaman adalah kekayaan, bukan perbedaan yang memisahkan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada umat Katolik atas hadirnya kembali Gereja Katedral Makassar sebagai bangunan bersejarah sekaligus ruang sosial yang memperkuat semangat kebersamaan lintas iman.

“Kami percaya, tempat ini bukan hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang untuk membicarakan persoalan sosial, membangun solidaritas, dan menata toleransi yang lebih baik di kota ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Munafri mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar gereja sebagai wujud nyata kehidupan yang rukun dan inklusif.

“Kita tidak hanya memperhatikan apa yang ada di dalam Katedral, tetapi juga masyarakat di sekitarnya. Mari jadikan lingkungan ini contoh masyarakat majemuk yang hidup dalam perbedaan namun menyatu dalam kasih Tuhan,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Munafri menyelipkan candaan khas Makassar yang mengundang tawa hadirin.

“Di Makassar ada dua larangan. Pertama, dilarang diet, karena semua makanan di sini enak-enak. Kedua, dilarang pulang cepat, karena tamu harus menikmati semilir angin Mammiri dan indahnya sunset di Pantai Losari,” tutupnya dengan senyum.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro30 Agustus 2026 22:56
Maulid KKDB, Appi Tekankan Pendidikan Adab Harus Dimulai dari Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id— Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan pentingnya memperkuat pendidikan adab dan karakter anak sejak dari lingkungan ...
Metro30 Agustus 2026 22:52
Resmikan Masjid Maradekaya, Appi Minta Masjid Tak Sekadar Megah tapi Harus Ramai dan Jadi Pusat Pembinaan Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta Masjid Maradekaya tidak berhenti sebagai bangunan ibadah yang megah, tetapi bena...
Politik30 Agustus 2026 14:03
Nama Diusulkan Jadi Bendahara Golkar Sulsel, Amirullah Serahkan Keputusan ke DPP
MAKASSAR, Trotoar.id — Amirullah Nur Saenong menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait kemungkinan dirinya dipe...
Politik30 Agustus 2026 13:36
NasDem Sulsel Bidik 24 Kursi di Pemilu Mendatang, Kader Nyaleg Lewat Partai Lain Diancam Dipecat
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan memasang target lebih tinggi untuk pemilu mendatang. Setelah meraih 17 kursi DPRD hasil Pemilu...