MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-418 Kota Makassar yang akan digelar pada 9 November 2025 di Lapangan Karebosi, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mematangkan berbagai persiapan.
Perayaan tahun ini diharapkan bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi untuk seluruh masyarakat.
Rapat koordinasi persiapan digelar di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (4/11/2025) malam, dipimpin langsung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, didampingi Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta Sekretaris Daerah dan seluruh jajaran pimpinan SKPD.
Baca Juga :
Dalam arahannya, Munafri menegaskan bahwa HUT ke-418 Makassar harus menjadi perayaan yang inklusif dan bermakna.
“Ini bukan sekadar pesta tahunan, tapi momentum kebersamaan dan kepedulian seluruh warga. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran pemerintah, ikut bergembira, dan merasa menjadi bagian dari perayaan ini,” ujar Munafri.
Ia menekankan bahwa setiap SKPD memiliki tanggung jawab memastikan kegiatan berjalan rapi, terkoordinasi, dan tetap berpihak pada masyarakat.
“Yang paling penting, bagaimana seluruh warga bisa ikut berpartisipasi. Baik yang menonton, yang mengisi acara, semua harus berbaur menjadi satu,” tambahnya.
Munafri juga mengungkapkan bahwa mulai tahun depan, Pemkot akan menyiapkan anggaran khusus dan konsep terencana untuk perayaan HUT Kota agar lebih matang dan terukur.
“Kita ingin perayaan yang punya konsep kuat dan disiapkan jauh hari, bukan sekadar hasil penggabungan kegiatan dari berbagai dinas,” tegasnya.
Ia pun menekankan pentingnya nilai sosial dan spiritual dalam setiap kegiatan.
“Kita boleh bergembira, tapi jangan melupakan mereka yang membutuhkan. Setiap perayaan harus punya makna sosial. Doa dan empati itu yang menjaga kekuatan kota ini,” kata politisi Golkar tersebut.
Munafri juga mengajak seluruh ASN untuk aktif berpartisipasi, bukan sekadar menjadi penonton. Dari lebih 23 ribu ASN Pemkot Makassar, ia berharap seluruhnya menunjukkan kepedulian nyata terhadap kegiatan kota.
“Ini acara kita semua. Bentuk tanggung jawab moral dan kebanggaan bersama. Pemerintah harus hadir, terlihat, dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Selain memastikan pelaksanaan yang tertib dan aman, Munafri juga mencontohkan kegiatan Jalan Sehat Korpri, yang menurutnya bukan hanya olahraga, tetapi ajang silaturahmi dan kepedulian terhadap kebersihan kota.
“Kalau lihat sampah di jalan, pungutlah. Jadikan kegiatan ini momentum kebersamaan dan tanggung jawab sosial,” imbuhnya.
Rangkaian kegiatan peringatan HUT telah berlangsung sejak 2 hingga 8 November 2025, mencakup:
- Porseni Dispora
- Urban Farming Festival oleh Dinas Pertanian dan Perikanan di Anjungan City of Makassar
- Penandatanganan MoU dengan Kemenkumham
- Nikah massal di Lapangan Karebosi
- Pembukaan Pameran Dekranasda di Trans Studio Mall
- Launching Modul Muatan Lokal (Mulok) SD di Museum Kota Makassar
Sementara pada 8 November, sejumlah kegiatan besar akan digelar, di antaranya:
- Jalan Sehat Korpri bersama ASN dan keluarga
- Sunatan massal bagi 418 anak
- Donor darah di Lapangan Karebosi
- Pemecahan Rekor MURI pemasangan gigi palsu terbanyak
- Pameran UMKM dan kuliner lokal dari 28 booth binaan Dinas Koperasi
- Kirab Budaya Singara Bulan oleh Dinas Kebudayaan
- Konser “100% Anak Makassar” menampilkan musisi lokal seperti Oding Leaders, Gege Abbas, Flowers, dan Teras Sinar
Puncak acara pada 9 November 2025 akan diawali dengan Upacara HUT ke-418 Kota Makassar di Lapangan Karebosi pukul 07.00 WITA, dilanjutkan dengan salat Magrib dan Isya berjamaah, serta penyerahan bantuan bagi anak yatim dan para tahfiz se-Kota Makassar.
Malam harinya, perayaan ditutup dengan Malam Puncak HUT yang menghadirkan hiburan rakyat dan penampilan Armada Band serta musisi asal kawasan timur Indonesia.
Melalui Surat Edaran Nomor 285 Tahun 2025, Pemkot Makassar mengimbau masyarakat untuk turut menyemarakkan HUT Kota ke-418 dengan berbagai bentuk partisipasi, antara lain:
- Memasang umbul-umbul dan dekorasi di depan rumah, gedung, dan kantor.
- Menggunakan atribut HUT Makassar seperti baliho, banner, dan logo resmi.
- Memakai baju adat Sulawesi Selatan pada 9 November 2025 bagi ASN, pelaku usaha, pengelola tempat ibadah, sekolah, hotel, restoran, hingga pedagang pasar dan petugas kebersihan.
- Camat dan lurah diminta mengkoordinir partisipasi seluruh RT/RW di wilayahnya.
Dengan tema “Makassar Berbagi dan Bersatu di Usia 418 Tahun”, Pemkot berharap perayaan tahun ini menjadi momentum memperkuat rasa memiliki, kebersamaan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Dari kebersamaan lahir kepedulian. Itulah semangat Makassar 418,” tutup Wali Kota Munafri Arifuddin.




Komentar