JAKARTA, Trotoar.id — Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden RI ke-2, H. M. Soeharto.
Menurut Bahlil, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara atas jasa besar almarhum Soeharto dalam memimpin Indonesia selama lebih dari tiga dekade dengan menegakkan stabilitas nasional, pembangunan ekonomi, serta penguatan ideologi Pancasila.
“Kami dari Partai Golkar menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Bapak H. M. Soeharto. Ini adalah bentuk penghormatan negara atas jasa besar beliau dalam membangun bangsa dan menjaga Pancasila sebagai dasar negara,” ujar Bahlil dalam keterangan resminya, Senin (10/11/2025).
Ia menegaskan, keputusan Presiden tersebut bukan hanya meneguhkan posisi Soeharto dalam sejarah bangsa, tetapi juga menjadi pengingat bagi generasi penerus tentang pentingnya kepemimpinan yang visioner, disiplin, dan berpihak pada pembangunan rakyat.
“Pak Harto adalah pemimpin yang membawa Indonesia keluar dari krisis pasca-1965 menuju era stabilitas dan kemajuan. Banyak warisan pembangunan yang masih kita rasakan hingga hari ini,” tambah Bahlil.
Bahlil juga menilai, pengakuan ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh kader Partai Golkar untuk melanjutkan nilai-nilai pengabdian yang diwariskan oleh Presiden Soeharto, yakni kerja keras, gotong royong, dan dedikasi untuk rakyat.
“Bagi kami di Golkar, Pak Harto bukan hanya tokoh sejarah, tetapi juga inspirasi perjuangan. Penganugerahan ini menjadi motivasi untuk terus menjaga marwah partai dan berkontribusi nyata bagi bangsa,” tegasnya.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menetapkan H. M. Soeharto sebagai Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan ke-80, 10 November 2025, bersama sejumlah tokoh nasional lainnya.




Komentar