Pemkot Makassar

Munafri Lantik 6.936 PPPK Pemkot Makassar, Tegaskan Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 14 November 2025 17:56

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin Upacara Pelantikan dan Penyerahan SK Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin Upacara Pelantikan dan Penyerahan SK Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin Upacara Pelantikan dan Penyerahan SK Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi 2024 dan PPPK Paruh Waktu Formasi 2025 di Lapangan Karebosi, Jumat (14/11/2025).

Meski diguyur gerimis, upacara berlangsung khidmat dengan kehadiran ribuan pegawai yang resmi dilantik. Total sebanyak 6.936 PPPK menerima SK, terdiri atas:

  • 329 PPPK Tahap II Formasi 2024, serta

  • 6.607 PPPK Paruh Waktu Formasi 2025 yang mencakup tenaga teknis, kesehatan, dan guru.

Dalam amanatnya, Wali Kota Munafri menegaskan bahwa pelantikan massal ini merupakan bentuk penghargaan Pemkot kepada para pegawai yang telah lama mengabdi.

“Saya tahu betul banyak di antara Bapak Ibu yang telah mengabdi belasan bahkan puluhan tahun. Itu adalah wujud loyalitas, kesetiaan, dan komitmen yang patut kami apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Munafri.

Ia menekankan bahwa seluruh PPPK yang dilantik telah melewati proses seleksi dan verifikasi ketat untuk memastikan kompetensi, integritas, dan kesiapannya dalam memberikan pelayanan publik.

Munafri juga mengeluarkan pernyataan keras terkait disiplin dan integritas PPPK.

“Apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran, kecurangan, manipulasi dokumen, atau pemberian keterangan yang tidak benar, maka keputusan pengangkatan dapat dibatalkan. Tidak ada kompromi dalam hal ini,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkot Makassar saat ini tengah bergerak menuju tata kelola pemerintahan berbasis human capital management yang menekankan produktivitas, adaptivitas, serta orientasi pada hasil.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, turut hadir memberikan dukungan dan harapan bagi para pegawai yang baru dilantik.

Menurutnya, momentum ini sangat penting bagi upaya Pemkot dalam memperkuat kualitas pelayanan publik.

“Pengangkatan PPPK hari ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat fondasi birokrasi yang profesional dan berintegritas. Saya berharap para pegawai yang menerima SK dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” ujar Aliyah.

Ia menegaskan bahwa reformasi birokrasi harus dimulai dari kualitas sumber daya manusia yang melayani.

“Bersama-sama, kita membangun Makassar yang lebih inovatif, inklusif, dan berdaya saing,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Munafri mengajak seluruh PPPK yang baru dilantik untuk menjaga marwah pelayanan publik dan menjadikan pelantikan ini sebagai titik awal pengabdian baru bagi Makassar.

“Selamat kepada seluruh PPPK yang telah menerima SK. Jadikan ini sebagai momentum untuk bekerja lebih baik demi masyarakat,” tutupnya.

Pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi Pemkot Makassar dalam memperkuat kapasitas aparatur, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, dan layanan teknis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah26 Juni 2026 01:35
Verifikasi Lapangan Batas Bulukumba–Sinjai, Menyusuri Garis yang Belum Usai
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Garis batas wilayah tak selalu tampak jelas di atas peta. Di beberapa tempat, ia menjadi ruang tafsir, bahkan perdebatan pan...
Metro25 Juni 2026 22:51
Wagub Sulsel Buka Forum IGS
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sulawesi Selatan kembali menunjukkan perannya sebagai gerbang ekonomi Indonesia Timur di hadapan dunia internasional. Wakil G...
Metro25 Juni 2026 22:47
Walikota Makassar Lantik 153 Imam Kelurahan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar mulai menempatkan imam kelurahan sebagai pilar penting dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaa...
Nasional25 Juni 2026 22:44
Yessierli Jadi Pembicara di PSGS
JAKARTA, TROTOAR.ID — Tata kelola sektor publik dituntut untuk tidak lagi berhenti pada sekadar kepatuhan administratif, tetapi mampu menghadirkan d...