MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Sulsel, Heriwawan, menghadiri rapat kerja bersama Komisi B DPRD Sulsel dengan Dinas Pariwisata serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan untuk membahas Rancangan Perda APBD Tahun 2026.
Dalam rapat tersebut, Heriwawan menyampaikan sejumlah catatan penting, di antaranya perlunya penganggaran yang lebih tepat sasaran, penguatan sektor pangan sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat, serta optimalisasi potensi pariwisata yang dinilai belum sepenuhnya memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan daerah.
“APBD harus menjadi instrumen pembangunan, bukan sekadar rutinitas tahunan,” tegas Heriwawan.
Ia berharap APBD 2026 benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat dengan mendorong kemajuan sektor pertanian, memperkuat infrastruktur pendukung pangan, serta mengembangkan destinasi wisata yang memiliki nilai tambah ekonomi. Menurutnya, APBD yang disusun harus visioner, berkeadilan, dan berpihak pada masa depan Sulawesi Selatan.




Komentar