Pemkot Makassar

Komunitas Disabilitas Temui Wali Kota Munafri, Dukung Deklarasi Kota Inklusi di HDI 2025

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 01 Desember 2025 20:33

Komunitas Disabilitas Temui Wali Kota Munafri, Dukung Deklarasi Kota Inklusi di HDI 2025
Komunitas Disabilitas Temui Wali Kota Munafri, Dukung Deklarasi Kota Inklusi di HDI 2025

Makassar, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun kota yang inklusif kembali terlihat nyata. Senin (1/12/2025), komunitas disabilitas mendatangi Kantor Balai Kota Makassar untuk berdialog langsung dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Pertemuan tersebut menjadi simbol kuat terbukanya ruang dialog tanpa sekat antara pemerintah dan kelompok rentan. 

Pemkot Makassar menegaskan bahwa setiap warga, termasuk penyandang disabilitas, memiliki hak dan posisi yang setara dalam proses pembangunan kota.

Langkah ini sejalan dengan visi kepemimpinan Munafri Arifuddin yang menempatkan prinsip inklusivitas sebagai bagian penting dalam mewujudkan Makassar yang ramah, adil, dan bebas dari segala bentuk diskriminasi. 

Pemerintah kota pun terus melibatkan kelompok disabilitas dalam penyusunan program dan perencanaan kebijakan strategis.

Ikra, selaku Field Officer (FO) Program Yayasan Satu Nama di bawah naungan Yayasan Swadaya Mitra Bangsa (YASMI) Sulawesi, menjelaskan bahwa audiensi tersebut berkaitan dengan persiapan perayaan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2025.

“Kami datang untuk menyampaikan dukungan terhadap upaya menjadikan Makassar sebagai kota inklusif. Perayaan HDI rencananya akan dilaksanakan pada 14 Desember 2025 di depan Monumen Mandala, Makassar,” ungkap Ikra.

Dalam momentum tersebut, pihaknya berharap Wali Kota Makassar dapat hadir sebagai keynote speaker sekaligus memimpin deklarasi Kota Inklusi, yang akan menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami berharap Bapak Wali Kota bisa hadir sebagai keynote speaker, sekaligus mendeklarasikan Makassar sebagai Kota Inklusi. Karena membangun kota inklusif merupakan bagian dari visi misi beliau,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ikra menyampaikan bahwa melalui program Yayasan Satu Nama, pihaknya berupaya memperkuat kolaborasi dengan Pemkot Makassar dan YASMI Sulawesi, guna menyusun langkah-langkah strategis dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

Salah satu fokus utama yang saat ini didorong adalah revisi Peraturan Daerah (Perda) Disabilitas Kota Makassar. Menurut Ikra, Perda Nomor 6 Tahun 2013 sudah tidak lagi selaras dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, sehingga pembaruan regulasi dianggap mendesak.

“Dorongan revisi Perda ini sudah kami sampaikan juga ke DPRD Kota Makassar. Kami bahkan telah bertemu langsung dengan Ketua DPRD, dan beliau menyatakan dukungannya,” tegasnya.

Perayaan HDI 2025 di Makassar nantinya akan melibatkan berbagai komunitas disabilitas, mencakup disabilitas fisik, netra, tunarungu, tunawicara, hingga intelektual. Kegiatan akan diisi dengan deklarasi, pentas seni, pasar murah, dan pameran UMKM hasil karya penyandang disabilitas.

Pameran tersebut akan menampilkan berbagai produk kreatif, mulai dari batik cifur, tas handmade, karya kain perca, hingga produk daur ulang seperti tas berbahan plastik kresek. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang ekspresi sekaligus pemberdayaan ekonomi bagi komunitas disabilitas.

Ikra menambahkan, kehadiran Wali Kota Makassar nantinya diharapkan mampu memberi dampak besar dalam mengubah stigma masyarakat terhadap penyandang disabilitas.

“Kami berharap kehadiran Bapak Wali bisa mengubah cara pandang masyarakat. Bahwa disabilitas adalah tentang kesetaraan. Tidak ada perbedaan antara warga non-disabilitas dan disabilitas. Semua memiliki hak yang sama,” ujarnya.

Diketahui, Yayasan Satu Nama bersama YASMI Sulawesi selama ini aktif mendampingi komunitas disabilitas di Kota Makassar secara berkelanjutan. Mereka berkomitmen memastikan suara dan kebutuhan kelompok rentan ini masuk dalam agenda pembangunan kota.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif komunitas disabilitas yang terus mendorong Makassar menjadi kota yang ramah dan setara bagi semua.

Ia menegaskan bahwa konsep kota inklusif bukan sekadar jargon, melainkan prinsip dasar yang harus diwujudkan dalam kebijakan dan pelayanan publik.

“Kota inklusif bukan hanya sebuah slogan. Ini adalah komitmen pembangunan. Pemerintah Kota Makassar bertekad memberikan ruang, akses, dan kesempatan yang sama bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas,” tegas Munafri.

Ia juga menyambut baik rencana Deklarasi Kota Inklusi dalam rangkaian peringatan HDI 2025, serta memastikan dukungan penuh terhadap kolaborasi lintas sektor.

“Kami memastikan Pemkot Makassar terbuka untuk kerja sama, termasuk dalam pembahasan revisi Perda Disabilitas bersama DPRD. Peran komunitas sangat penting karena merekalah yang memahami langsung kebutuhan di lapangan,” tutupnya. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional29 Juli 2026 20:06
Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama
PANAMA, Trotoar.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra bangsa di kancah internasional. Herson Rasyha Wilajaya (14), siswa SMP IT Al Bir...
Metro29 Juli 2026 19:59
Wali Kota Munafri Sambut Rakernas BAMAGNAS V, Tegaskan Makassar Kota Toleran dan Terbuka
MAKASSAR, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus menjaga kerukunan umat beraga...
Parlemen29 Juli 2026 19:56
SiAKSES Ubah Layanan Keuangan DPRD Makassar, Notifikasi Hak Anggota Dewan Kini Masuk ke WhatsApp dalam Hitungan Detik
MAKASSAR, Trotoar.id – Sekretariat DPRD Kota Makassar menghadirkan inovasi digital dalam pengelolaan keuangan melalui Sistem Akuntabilitas dan Trans...
Pendidikan29 Juli 2026 16:46
PKG di SDI Bangkowa Jangkau 51 Siswa, Puskesmas Batumalonro Perkuat Skrining Kesehatan Anak dan Edukasi Imunisasi
GOWA, Trotoar.id– UPT Puskesmas Batumalonro terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi anak usia sekolah sebag...