DPRD Sulsel

Komisi D DPRD Sulsel Minta Evaluasi Pengawas Proyek Irigasi Multiyears

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 19 Januari 2026 17:34

Komisi D DPRD Sulsel Minta Evaluasi Pengawas Proyek Irigasi Multiyears

MAKASSAR, Trotoar.id — Komisi D DPRD Sulawesi Selatan meminta pelaksana proyek irigasi multiyears untuk melakukan evaluasi dan mempertimbangkan kembali penunjukan konsultan perencana maupun pengawas dalam pembangunan irigasi di Sulawesi Selatan.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang Komisi D DPRD Sulsel.

DPRD menilai sejumlah pengawas yang terlibat dalam proyek irigasi sebelumnya dinilai gagal menjalankan tugasnya secara profesional.

Penilaian itu didasarkan pada pengalaman pembangunan Bendung Lalengrie di Kabupaten Bone yang hingga kini dinilai tidak memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, meskipun telah menyerap anggaran yang cukup besar.

Anggota Komisi DPRD Sulsel menegaskan bahwa konsultan pengawas yang ditempatkan dalam proyek strategis daerah harus benar-benar memiliki kompetensi dan rekam jejak yang baik.

“Kami ingin orang-orang yang ditempatkan sebagai konsultan pengawas pembangunan benar-benar profesional, bukan seperti yang terjadi pada pembangunan Bendung Lalengrie di Kabupaten Bone yang jelas-jelas gagal,” tegas salah satu anggota DPRD dalam rapat tersebut.

Ia juga meminta agar kontraktor pemenang proyek irigasi multiyears tidak sembarangan menunjuk konsultan perencana dan pengawas, mengingat proyek tersebut menyangkut kepentingan jangka panjang masyarakat.

“Tolong agar kontraktor pemenang proyek multiyears benar-benar menempatkan tenaga profesional sebagai konsultan perencanaan dan pengawasan. Jangan lagi menggunakan pihak-pihak yang sebelumnya terlibat dalam proyek Bendung Lalengrie di Bone,” lanjutnya.

Dalam RDP tersebut turut hadir Nawawi, mantan konsultan perencana dan pengawas pembangunan Bendung Lalengrie.

DPRD Sulsel menilai kehadirannya perlu diklarifikasi, mengingat hasil pembangunan bendung tersebut hingga kini belum dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Anggota dewan menyoroti banyaknya persoalan yang muncul dalam pembangunan Bendung Lalengrie, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, yang berujung pada tidak optimalnya fungsi bendung tersebut.

Akibat berbagai persoalan tersebut, DPRD menilai anggaran yang telah dikucurkan untuk pembangunan Bendung Lalengrie menjadi mubazir dan tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh.

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sulsel, Sadar, secara tegas mempertanyakan alasan penggunaan kembali jasa konsultan yang sebelumnya terlibat dalam proyek bermasalah tersebut.

“Pak Nawawi dulu konsultan dalam pembangunan Bendung Lalengrie. Proyeknya bermasalah dan manfaatnya tidak dirasakan masyarakat. Kenapa sekarang jasanya kembali digunakan dalam proyek bendung multiyears ini?” kata Sadar.

Komisi DPRD Sulsel menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan proyek irigasi multiyears agar berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya petani di Sulawesi Selatan.

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Mei 2026 22:45
Dengar Kabar Lansia Tinggal di Gubuk, Wali Kota Munafri Langsung Respon Cepat Berikan Bantuan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat atas kondisi warganya yang hidup dal...
Daerah01 Mei 2026 22:12
Pemkab Sidrap Jajaki Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Solar Karya Energy
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi baru terbarukan dengan Solar Karya ...
Daerah01 Mei 2026 22:08
Bupati Sidrap Terima KPPG Kendari, Dorong SPPG Capai Level Terbaik
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Kendari, Muly...
Politik01 Mei 2026 22:04
Jelang Pelantikan KNPI Sulsel, Vonny Ameliani Perkuat Sinergi OKP Lewat Audiensi
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Sul...