PEMKOT MAKASSAR

Pemkot Makassar Percepat Layanan KUA hingga Wilayah Kepulauan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 21 Januari 2026 14:36

Pemkot Makassar Percepat Layanan KUA hingga Wilayah Kepulauan
Pemkot Makassar Percepat Layanan KUA hingga Wilayah Kepulauan

MAKASSAR, Trotoar.id  – Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk memperkuat dan memperluas layanan keagamaan hingga menjangkau wilayah kepulauan, guna memastikan seluruh masyarakat memperoleh pelayanan yang adil dan merata.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri Ramah Tamah Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 yang digelar oleh Kementerian Agama Kota Makassar di Jalan Rappocini Raya, Makassar, Rabu (21/1/2026).

Munafri menyampaikan apresiasi atas peran strategis Kementerian Agama Kota Makassar dalam memperkuat kehidupan keagamaan serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kami menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan kehadiran Kementerian Agama Kota Makassar dalam memperkuat kehidupan keagamaan serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri menegaskan bahwa Pemkot Makassar terus mendorong peningkatan layanan keagamaan, termasuk bagi masyarakat di wilayah kepulauan. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah percepatan penyediaan lahan serta penguatan sistem pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

“Saya berharap tahun ini penyediaan lahan dan sistem pelayanan KUA di Kepulauan Sangkarrang dapat kita resmikan bersama, sehingga masyarakat di wilayah pulau juga dapat menikmati layanan keagamaan secara maksimal,” kata Munafri yang akrab disapa Appi.

Ia menilai Kementerian Agama memiliki peran yang sangat vital karena tidak hanya mengatur administrasi dan kehidupan sosial umat beragama, tetapi juga menyentuh aspek moral dan spiritual masyarakat.

“Menjaga kehidupan beragama, menyatukan perbedaan, serta melakukan pengawasan di tengah tantangan zaman bukanlah tugas yang mudah. Karena itu, Kementerian Agama perlu didukung oleh semua pihak,” tegasnya.

Munafri juga menekankan pentingnya membangun toleransi dan kebersamaan secara sistematis melalui kebijakan, program, dan aksi nyata, bukan sekadar jargon.

“Keberagaman adalah pilar, dan toleransi harus menjadi menara yang menyatukan. Semua itu harus dirancang dengan perencanaan yang matang agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Dalam bidang sosial dan keagamaan, Munafri memaparkan sejumlah program Pemkot Makassar, di antaranya perluasan jaminan sosial bagi masyarakat berupa jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta penambahan jaminan hari tua bagi 41.000 warga Kota Makassar pada tahun 2026 yang dibiayai melalui APBD.

“Ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberdayakan masyarakat dan mendukung kehidupan keagamaan,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Makassar juga telah menetapkan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Pesantren sebagai wujud komitmen memperkuat pendidikan keagamaan dan pembentukan akhlak generasi muda.

“Percuma jika anak-anak kita cerdas secara akademik tetapi tidak berakhlak. Pendidikan akhlak dan etika harus diperkuat sejak dini,” tegas Munafri.

Pemkot Makassar juga mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memberikan kepastian hukum serta meningkatkan kesejahteraan umat.

“Insya Allah, tahun ini sertifikasi tanah wakaf dapat berjalan lebih baik sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, mengapresiasi kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang dinilainya menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat layanan keagamaan.

Ali Yafid menilai kehadiran KUA di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang merupakan bukti perhatian Pemkot Makassar terhadap wilayah kepulauan dan masyarakat di daerah terluar.

“Layanan keagamaan di Kota Makassar sangat luar biasa. Kehadiran KUA di Kepulauan Sangkarrang menunjukkan pemerintah kota benar-benar hadir melayani masyarakat hingga wilayah terluar,” ujarnya.

Ia menyebut Makassar layak menjadi contoh bagi daerah lain karena mampu membangun sinergi, kebersamaan, dan suasana kekeluargaan antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kebersamaan ini menjadi modal utama dalam memajukan kehidupan keagamaan. Tanpa sinergi, program apa pun tidak akan berjalan optimal,” ungkapnya.

Ali Yafid juga menegaskan dukungan penuh Kementerian Agama terhadap seluruh program keagamaan yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar, serta mendorong koordinasi berkelanjutan dalam setiap agenda keagamaan.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan bahwa Kota Makassar berhasil meraih juara umum pada peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

“Makassar tampil sebagai juara umum di Sulawesi Selatan. Ini menunjukkan pembinaan dan pembelajaran keagamaan di Kota Makassar berjalan dengan sangat baik,” tutup Ali Yafid. (*)

Penulis : ADDY

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 11:16
Pemprov Sulsel Tata Ruas Impa-Impa–Anabanua di Sidrap, Hadirkan Bahu Jalan Hijau dan Jalur Sepeda
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong pembangunan infrastruktur berkelanjutan dengan menata ruas jalan Impa-Impa...
Metro17 April 2026 10:37
TP PKK Makassar Dorong Gerakan Membaca 15 Menit Sehari, Literasi Jadi Kunci SDM Unggul
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar terus mengintensifkan upaya peningkatan budaya literasi di tengah masyarakat melalui sos...
Metro16 April 2026 21:31
Penertiban 60 Lapak PKL di Poros BTP Berjalan Kondusif, Pendekatan Humanis Berbuah Hasil
MAKASSAR, Trotoar.id — Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026), berlangsun...
Metro16 April 2026 19:29
Wawali Makassar Dorong Kolaborasi Penguatan SDM Rentan Bersama Kemensos
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya peningkatan kualitas...