SOPPENG, Trotoar.id — Agenda konsolidasi Partai Golkar yang semula dijadwalkan berlangsung hari ini di Kabupaten Soppeng resmi diundur hingga setelah perayaan Idulfitri atau Lebaran mendatang
Pengunduran jadwal tersebut bertepatan dengan kehadiran Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam Forum SDP HIPMI yang digelar di Makassar.
Kehadiran orang nomor satu di tubuh Golkar itu menjadi perhatian utama kader dan pengurus di daerah.
Baca Juga :
Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulawesi Selatan, Lakama Wiyaka, menyampaikan bahwa konsolidasi untuk sembilan daerah di Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel II akan dijadwalkan ulang setelah Lebaran.
“Sudah pi lebaran baru digelar di Soppeng konsolidasi untuk Dapil Sulsel II,” ujar Lakama Wiyaka.
Menurutnya, penyesuaian jadwal dilakukan agar seluruh jajaran pengurus dapat fokus pada agenda strategis partai di tingkat pusat, sekaligus memastikan konsolidasi nantinya berjalan lebih maksimal dengan kehadiran unsur pimpinan yang lengkap.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Golkar Sulsel, Rahman Pina, terlihat aktif mendampingi lawatan Ketua Umum selama berada di Makassar.
Dalam sejumlah kesempatan, Rahman Pina tampak berbincang santai dan berdiskusi bersama Bahlil Lahadalia di sela-sela kegiatan forum.
Momen kebersamaan tersebut turut menjadi perhatian kader yang hadir.
Rahman Pina sendiri diketahui merupakan salah satu bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan.
Kehadirannya mendampingi Ketua Umum dinilai sebagai bagian dari komunikasi politik dan penguatan konsolidasi internal partai.
Sejumlah kader menilai, dinamika menjelang musyawarah daerah (Musda) Golkar Sulsel semakin menghangat, terlebih dengan munculnya beberapa nama yang digadang-gadang akan maju dalam kontestasi kepemimpinan.
Meski demikian, Lakama Wiyaka menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga soliditas partai dan memastikan seluruh agenda strategis berjalan sesuai rencana.
“Konsolidasi tetap menjadi prioritas, hanya waktunya saja yang disesuaikan. Setelah Lebaran, kita maksimalkan kembali,” pungkasnya.



Komentar